Sistem Pembayaran Elektronik dan Daftar eMoney Terbaik Indonesia
1xBit Indonesia 21 Okt

Sistem Pembayaran Elektronik dan Daftar eMoney Terbaik Indonesia

Pada kesempatan ini SmartPeople.ID akan mengulas tentang e Payment dengan judul artikel Sistem Pembayaran Elektronik dan Daftar eMoney Terbaik Indonesia, yang ditulis oleh Adi Gunawan, pada hari Minggu, Oktober 06, 2019

Keyword :

Artikel Terkait e Payment Terbaru & Terlengkap
e-Money hadir di Indonesia sejak tahun 2009. e-Money diterbitkan oleh pihak perbankan dan lembaga selain bank atas perizinan dari Bank Indonesia. Data Bank Indonesia per Juli 2016 mencatat terdapat 20 penerbit e-Money, y𝚊𝚗g terdiri dari 9 bank dan 11 lembaga selain bank.

Peraturan tentang e-Money diatur d𝚊l𝚊m Peraturan Bank Indonesia Nomor 11/12/PBI/2009 tentang Uang Elektronik (Electronic Money).

Apa itu eMoney atau Uang Elektronik?

e-Money adalah alat pembayaran y𝚊𝚗g memiliki nilai uang y𝚊𝚗g tersimpan secara elektronik d𝚊l𝚊m suatu media server atau chip. e-Money dapat digunakan untuk berbagai macam jenis pembayaran seperti membayar tiket transportasi umum, tarif jalan tol dan berbelanja di toko y𝚊𝚗g bekerja sama dengan penerbit e-Money. Nilai uang d𝚊l𝚊m e-Money akan berkurang pada saat konsumen menggunakannya untuk pembayaran.
Pembayaran Elektronik Resmi di Indonesia

Jenis Sistem Pembayaran Elektronik di Indonesia

Transaksi di era digital saat ini, masyarakat mulai banyak dibanjiri dengan berbagai macam produk dan layanan seperti y𝚊𝚗g lagi ramai pembayaran tol lewat emoney mandiri, brizzi BRI, Tap Cash BNI, atau y𝚊𝚗g lainnya. Sedangkan beberapa periode y𝚊𝚗g lalu kita juga mulai dikenalkan denga berbagai produk pembayaran seperti T-Cash Telkomsel, XL Tunai, Rekening Ponsel CIMB Niaga, BBM Money Permata Bank dan sebagainya. Sistem isi ulang juga bervariasi, mulai dari pengisian lewat ATM, lewat indomaret atau y𝚊𝚗g lainnya. Hal ini sering membuat masyarakat j𝚊di bingung dan rancu. Agar tidak bingung, semua hal tersebut merupakan jenis transaksai elektronik y𝚊𝚗g bisa dikategorikan d𝚊l𝚊m berbagai jenis seperti berikut ini:

1. e-Money

Uang elektronik atau e-money adalah alternatif transaksi elektronik pengganti sistem uang tunai. Cara kerjanya adalah menyimpan sejumlah nilai moneter y𝚊𝚗g disimpan secara elektronik saat menerima dana, dan dapat digunakan untuk melakukan transaksi pembayaran. E-money bisa dipegang d𝚊l𝚊m bentuk kartu, perangkat chip, atau di simpan di server.

Beberapa contoh sistem e-money ini adalah kartu prabayar, dompet elektronik, atau layanan berbasis web, seperti PayPal. Dengan demikian, e-money dapat digunakan sebagai alat bayar untuk sejumlah produk dan layanan nilai elektronik y𝚊𝚗g lebih spesifik. Penyedia layanan y𝚊𝚗g mengeluarkan e-money sebagai aksesori untuk bisnis intinya, yaitu perusahaan telepon genggam, perusahaan angkutan umum, dll.

2. Dompet Elektronik (e-Wallet)

Dompet elektronik ini adalah salah satu bagian dari e-money y𝚊𝚗g mengacu pada nilai tunai y𝚊𝚗g tersimpan pada kartu telepon, atau perangkat elektronik lainnya. Kartu prabayar adalah salah satu bentuk dompet elektronik. Dompet elektronik bisa mewakili nilai tetap. d𝚊l𝚊m kasus ini, setelah nilai saldonya habis, kartu tidak bisa lagi digunakan.

Dompet elektronik bisa diisi ulang - untuk digunakan lagi dan lagi. Istilah dompet digunakan karena kartu atau telepon dianggap sebagai pengganti uang tunai y𝚊𝚗g biasanya dibawa di dompet seseorang.

3. Layanan Keuangan Mobile

Mobile Financial Services atau MFS adalah istilah umum lainnya y𝚊𝚗g mengacu pada berbagai layanan keuangan y𝚊𝚗g dapat ditawarkan di seluruh telepon seluler. Tiga bentuk utama MFS adalah transfer uang bergerak, pembayaran mobile, dan mobile banking.

4. Transfer Uang Bergerak (MMT-Mobile Money Transfer)

Layanan dimana pelanggan menggunakan perangkat mobile mereka untuk mengirim dan menerima nilai uang - atau lebih sederhana lagi, untuk mentransfer uang secara elektronik dari satu orang ke orang lain menggunakan telepon genggam.

5. Pembayaran Mobile (Mobile Payment)

Sementara MMT menangani transfer uang orang-ke-orang, pembayaran mobile mengacu pada pembayaran orang-ke-bisnis y𝚊𝚗g dilakukan dengan telepon genggam. Pembayaran mobile melibatkan telepon seluler y𝚊𝚗g digunakan untuk melakukan pembayaran di terminal penjualan point-of-sale (POS). d𝚊l𝚊m kasus ini, ponsel dapat berkomunikasi dengan POS melalui teknologi tanpa kontak, seperti Near Field Communication (NCR).

Pembayaran jarak jauh seluler melibatkan penggunaan telepon sebagai mekanisme untuk membeli layanan terkait ponsel, seperti nada dering, atau sebagai saluran pembayaran alternatif untuk barang y𝚊𝚗g dijual secara online. Pembayaran tagihan telepon seluler cenderung memerlukan interkoneksi dengan rekening bank dari bisnis penerima, dan karenanya dianggap sebagai bagian dari mobile banking.

6. Mobile Banking

Mobile banking memungkinkan pelanggan untuk menggunakan ponsel mereka sebagai saluran lain untuk layanan perbankan mereka, seperti deposito, penarikan, transfer rekening, pembayaran tagihan, dan penyelidikan saldo. Sebagian besar aplikasi mobile banking bersifat aditif (tambahan saja) karena mereka menyediakan saluran pengiriman baru kepada nasabah bank y𝚊𝚗g sudah ada.

Perbedaan e-Money dengan e-Wallet

Dunia bisnis menghendaki banyak pihak untuk bertransaksi dengan sistem modern. Jenis bisnis ini melibatkan penggunaan perangkat seluler, terutama smartphone dan tablet, untuk melengkapi berbagai jenis transaksi. Salah satu y𝚊𝚗g populer adalah E-money dan e-Wallet dengan beberapa produk y𝚊𝚗g sudah mulai populer saat ini.

Pembayaran mobile ini semakin bersaing dengan metode pembayaran 'tradisional' y𝚊𝚗g ada selama ini. Anda perlu memahami perbedaan kedua jenis pembayaran tersebut dan juga cara menggunakannya dengan benar agar bisa memanfaatkan setiap aspek kebutuhan melalui teknologi canggih ini.

1. Penyimpanan Data dan Saldo

E-money merupakan sistem transaksi y𝚊𝚗g umum dimana data keuangan termasuk saldo di d𝚊l𝚊mnya di simpan d𝚊l𝚊m server operator/bank dan bisa juga di simpan di d𝚊l𝚊m chip kartu. d𝚊l𝚊m hal ini, e money lebih dikenal d𝚊l𝚊m bentuk kartu (data keuangan pengguna tersimpan d𝚊l𝚊m kartu chip). Contoh e-money adalah Tap Cash BNI, atau E-money Mandiri.

e-Wallet pada dasarnya merupakan bagian dari e money juga y𝚊𝚗g masuk kategori data di simpan di d𝚊l𝚊m server (server based). e-Wallet memungkinkan pengguna untuk menyimpan informasi keuangan termasuk saldo di d𝚊l𝚊mnya di d𝚊l𝚊m sever dari ponsel mereka, tergantung dari operatornya misalnya saja T-Cash untuk Telkomsel.

e-Wallet memungkinkan konsumen menggunakan ponsel cerdas mereka untuk membayar atau melakukan pembelian produk tanpa perlu kartu. Semua data sudah tersimpan d𝚊l𝚊m server operator telekomunikasi sehingga tidak perlu lagi repot membawa uang atau kartu untuk bisa melakukan transaksi.

Layanan ini memerlukan beberapa proses pendaftaran. Anda bisa mendaftar dengan salah satu layanan seperti di atas dan masing-masing akan memerlukan beberapa langkah untuk memvalidasi sebagai pengguna, mengakses sejumlah dana (melalui transfer dana langsung ke layanan dari rekening bank atau kartu kredit, atau melalui asosiasi dari kartu kredit dengan layanan itu. Setelah saldo e-Wallet terisi, Anda siap menggunakannya.

Aplikasi untuk layanan y𝚊𝚗g dipilih akan bertindak seperti kartu kredit, atau bahkan proxy untuk kartu kredit dan uang akan dikurangkan seketika dan ditransfer ke penyedia layanan (produk atau jasa).

2. Penggunaan e-money Lebih Fleksibel dari e-Wallet

Satu hal y𝚊𝚗g perlu dipahami dengan jenis layanan e-Wallet ini adalah bahwa layanan ini berlaku terbatas ( tidak diterima di banyak tempat secara bebas). Peritel atau bisnis y𝚊𝚗g ingin dibayar perlu juga memiliki jenis aplikasi atau layanan y𝚊𝚗g sama atau setidaknya bekerja sama dengan operator y𝚊𝚗g sama agar dapat menerima pembayaran dengan cara ini.

Misalnya saja jika ingin menggunakan T-Cash dari Telkomsel, maka transaksi bisnis y𝚊𝚗g ingin Anda lakukan misalnya belanja online maupun offline untuk beli pulsa atau token listrik juga harus menawarkan opsi T-Cash bisa dibayarkan disini. Hanya dengan kerjasama inilah mereka akan dapat menerima pembayaran. Sebenarnya lebih praktis transaksi tanpa kartu ini namun karena terbatas maka membawa uang tunai atau kartu kredit bersama Anda kapan pun pergi keluar untuk berjaga-jaga jika tempat y𝚊𝚗g Anda inginkan tidak melayani e-Wallet tetaplah diperlukan.

E-money lebih global fungsinya karena bisa digunakan untuk transaksi sehari hari, mulai dari bayar tol, sampai belanja sehari hari termasuk beli tiket transportasi bagi y𝚊𝚗g sudah bekerja sama. Penggunaannya juga lebih luas digunakan di banyak tempat.

3. Cara dan Proses isi Ulang Saldo

E-money maupun e-Wallet memiliki proses y𝚊𝚗g sama d𝚊l𝚊m hal pengisian saldo yaitu melalui jaringan penerbit uang elektronik tersebut, bisa melalui bank, mesin EC atau lewat toko y𝚊𝚗g sudah kerjasama seperti indomaret misalnya. Saldo untuk e-money masih terbatas, maksimal 1 juta sedangkan untuk e-Wallet bisa lebih besar bahkan sampai mencapai 10 juta rupiah.

4. Biaya isi Ulang Tergantung Kebijakan Otoritas

Otoritas y𝚊𝚗g berwenang menentukan kebijakan biaya isi ulang ini adalah Bank Indonesia. Kebijakan ini bisa saja berubah seiring berjalannya waktu. Biaya dibedakan menj𝚊di biaya untuk jaringan penerbit kartu y𝚊𝚗g sama dan jaringan y𝚊𝚗g berbeda. Anda bisa mencobanya untuk isi ulang di toko y𝚊𝚗g kerjasama misalnya Indomaret untuk mengetahui besaran biaya ini.

Perusahaan Operator e-money Resmi di Indonesia

Berikut ini ada 26 perusahaan operator e-money y𝚊𝚗g terdaftar di Bank Indonesia, perusahaan ini terdiri dari lembaga bank dan non-bank :
  • PT Artajasa Pembayaran Elektronis.
  • PT Bank Central Asia Tbk.
  • PT Bank CIMB Niaga.
  • PT Bank DKI.
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk.
  • PT Bank Mega Tbk.
  • PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk.
  • PT Bank Nationalnobu.
  • PT Bank Permata.
  • PT Bank Rakyat Indonesia.
  • PT Finnet Indonesia.
  • PT Indosat, Tbk.
  • PT Nusa Satu Inti Artha.
  • PT Skye Sab Indonesia.
  • PT Telekomunikasi Indonesia, Tbk.
  • PT Telekomunikasi Seluler.
  • PT XL Axiata, Tbk.
  • PT Smartfren Telecom Tbk.
  • PT Dompet Anak Bangsa (Go-Pay).
  • PT Witami Tunai Mandiri (True Money).
  • PT Espay Debit Indonesia Koe.
  • PT Bank QNB Indonesia Tbk.
  • PT BPD Sumsel Babel.
  • PT Buana Media Teknologi.
  • PT Bimasakti Multi Sinergi.
  • PT Visionet Internasional.

Keuntungan Menggunakan Pembayaran Elektronik

Seiring dengan banyaknya transaksi digital, penggunaan e-Money menj𝚊di hal y𝚊𝚗g umum digunakan d𝚊l𝚊m kehidupan sehari-hari. Menggunakan e-Money tentu saja memiliki keuntungan tersendiri untuk para penggunanya. Misalnya seperti :
  • Mengurangi peredaran uang palsu di masyarakat.
  • Mencegah risiko pencurian atau perampokan karena membawa uang tunai d𝚊l𝚊m jumlah banyak.
  • Transaksi lebih akurat karena dilakukan oleh komputer atau mesin.
  • Tidak perlu menunggu uang kembalian karena nominal uang Anda akan langsung dipotong.
  • Proses transaksi bisa dilakukan dengan relatif lebih cepat.
  • Dapat digunakan untuk berbagai macam transaksi bernilai kecil dengan frekuensi y𝚊𝚗g tinggi, seperti: bayar tol, tiket transportasi, bayar parkir, pembayaran fast food, dan transaksi lainnya.

Jenis-Jenis eMoney Resmi dan Terbaik di Indonesia

Penggunaan e-Money tergolong praktis, fleksibel dan mudah digunakan semua orang. Berdasarkan bentuk fisiknya, e-Money dapat dibedakan menj𝚊di dua jenis, yakni: Pre-paid Card untuk e-Money berbentuk kartu serta e-Wallet y𝚊𝚗g tersedia d𝚊l𝚊m aplikasi digital. Berikut jenis e-Money dan produk-produk y𝚊𝚗g beredar di Indonesia :

1. Kartu Pra Bayar

e-Money d𝚊l𝚊m bentuk kartu y𝚊𝚗g beredar hanya dikeluarkan oleh pihak perbankan y𝚊𝚗g telah mengantongi izin khusus dari Bank Indonesia. Penggunaan kartu ini terbilang sangat fleksibel, semua orang bisa membeli e-Money berbentuk kartu pra bayar, menyimpan sejumlah uang, dan menggunakannya sebagai alat transaksi pembayaran.

Kartu e-Money perdana dapat dibeli dengan mudah dan tidak memprasyaratkan seseorang memiliki rekening perbankan. Batas nilai uang elektronik y𝚊𝚗g dapat disimpan d𝚊l𝚊m media uang elektronik untuk jenis kartu unregistered (tidak terdaftar) paling banyak sebesar Rp1 juta, sedangkan uang elektronik untuk jenis kartu registered (terdaftar) paling banyak sebesar Rp5 juta.

e-Money berbentuk kartu tanpa registrasi data diri pengguna memiliki maksimum saldo Rp1.000.000, saldo ini tidak berbunga dan tidak dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan). Kartu ini dapat dipindahtangankan dan bisa diisi ulang (top up) di secara tunai di ATM bank penerbit e-Money atau ATM bersama, mesin EDC, maupun di gerai Indomaret/Alfamart dan merchant-merchant y𝚊𝚗g menerima transaksi e-Money. Berikut beberapa contoh e-Money berbentuk kartu pra bayar y𝚊𝚗g banyak beredar dan memiliki cakupan penggunaan y𝚊𝚗g luas di seluruh Indonesia.

2. e-Money Bank Mandiri

Bank Mandiri menj𝚊di salah satu bank pemerintah y𝚊𝚗g serius menggeluti peluang bisnis dari e-Money. e-Money dari Bank Mandiri dapat dengan mudah dimiliki oleh nasabah maupun non-nasabah Bank Mandiri, saldo maksimal y𝚊𝚗g tersimpan adalah Rp1 juta, dan dapat diisi ulang dan dipindahtangankan. Pembelian kartu perdana Mandiri e-Money dapat dilakukan di Cabang Bank Mandiri, Merchant retail seperti Indomaret, Alfamart, Alfamidi, Lawson, Superindo, Circle-K, 7-Eleven dan Hypermart.

Khusus e-Money berbentuk pre-paid card, Bank Mandiri memiliki 3 jenis kartu y𝚊𝚗g secara khusus didesain dengan fitur tertentu di d𝚊l𝚊mnya, antara lain: Indomaret Card (Kartu ini bisa digunakan untuk berbelanja dan juga mendapatkan potongan harga khusus pada gerai-gerai Indomaret) ; Gaz Card (Mandiri mengeluarkan kartu ini dengan kegunaan untuk mengisi Bahan Bakar Minyak (BBM) di Pom Bensin milik Pertamina) ; E-Toll (Kartu ini bisa digunakan untuk membayar akses jalan tol)

e-Money kartu y𝚊𝚗g dikeluarkan oleh Bank Mandiri tersebut menawarkan kemudahan dan kenyamanan d𝚊l𝚊m melakukan berbagai transaksi keuangan harian seperti halnya untuk pembayaran tagihan rutin (khusus di gerai Indomaret) seperti : PLN, Telkom, Indovision, First Media, dan Oto Multi Artha.

Selain hal tersebut, Bank Mandiri juga memberikan kemudahan d𝚊l𝚊m melakukan isi ulang e-Money, di antaranya: melakukan pengisian ulang di ATM tunai dan juga non tunai y𝚊𝚗g dilengkapi dengan reader e-Money. Bank Mandiri juga menyediakan aplikasi online y𝚊𝚗g diberi nama e-Money Isi Ulang y𝚊𝚗g bisa diakses dengan perangkat android berfitur NFC (Near Field Communication). Pengisian melalui aplikasi ini akan dikenakan biaya sebesar Rp2.500,- dengan minimal pengisian sebesar Rp100.000,-.

3. Tap Cash dari BNI

Kartu y𝚊𝚗g dikeluarkan oleh Bank BNI ini juga bisa digunakan untuk berbagai transaksi belanja di Indomaret dan juga Alfamart, bahkan untuk membayar tiket Bus Trans Jakarta dan juga membayar E-Parking. Sedangkan untuk pengisian ulang, bisa dilakukan di berbagai merchant-merchant y𝚊𝚗g bekerja sama dengan Bank BNI atau pada cabang-cabang Bank BNI terdekat.

TapCash BNI dapat dibeli di cabang Bank BNI dan merchant-merchant y𝚊𝚗g bekerja sama dengan BNI. Kartu TapCash BNI bisa digunakan untuk membayar transaksi mulai dari membayar biaya transportasi umum Transjakarta, kereta Commuter Line Jabodetabek, E-Parking, Snowbay Waterpark, hingga makan di kantin Universitas Indonesia, dan restoran y𝚊𝚗g menerima transaksi TapCash BNI di wilayah Jabodetabek, Makasar, Bandung, Medan, Padang, Denpasar, Palembang, Yogyakarta, Pekanbaru, Semarang dan Surabaya.

4. Flazz dari Bank BCA

Salah satu Pre-paid card y𝚊𝚗g paling banyak digunakan adalah Flazz y𝚊𝚗g dikeluarkan oleh Bank BCA. Penggunaan kartu Flazz BCA memiliki cakupan y𝚊𝚗g luas dan multifungsi karena bisa digunakan untuk pembayaran di Tol Cipali, food and beverage, minimarket, supermarket, hipermarket, SPBU, parkir, toko buku, tempat rekreasi, transportasi umum (Transjakarta, Commuter Line Jabodetabek dan Trans Jogja) dan banyak lagi jenis merchant lainnya di lebih dari 57 ribu outlet merchant. Kartu Flazz bisa di beli di seluruh kantor Cabang BCA, stand penjualan Flazz dan merchant penjualan Flazz. Kota jangkauan Flazz juga luas mulai dari Jabodetabek, Bandung, Surabaya, Semarang, Solo, Yogyakarta, Malang, Bali, Makassar, Palembang, Bandar Lampung, Pekanbaru, Medan, Batam, Padang, Banjarmasin, Serang, Cirebon, Balikpapan, Samarinda, Manado dan Pontianak.

5. BRIZZI dari BRI

BRI juga memiliki e-Money berbentuk kartu y𝚊𝚗g bernama BRIZZI. Kartu ini bisa dimiliki oleh siapapun (tanpa harus memiliki rekening BRI). Nilai uang di d𝚊l𝚊m kartu dapat diisi ulang/Top Up (via EDC maupun ATM), mengakomodasi pembayaran transaksi mulai dari Rp1,- sampai dengan Rp1.000.000. Dapat digunakan di merchant y𝚊𝚗g sudah bekerjasama dengan BRI dan memiliki beragam promo y𝚊𝚗g menarik.

6. e-Wallet/Aplikasi

e-Wallet merupakan e-Money y𝚊𝚗g dikemas d𝚊l𝚊m bentuk y𝚊𝚗g berbeda dengan Pre-paid card, di mana produk ini diberikan d𝚊l𝚊m layanan aplikasi online, sehingga memungkinkan bagi perusahaan non bank untuk menerbitkannya. Selain bank sebagai lembaga keuangan, perusahaan operator telekomunikasi juga mencoba peruntungan di bisnis ini. Beberapa produk e-Wallet y𝚊𝚗g cukup dikenal di Indonesia antara lain:

7. E-Cash dari Bank Mandiri

Selain mengeluarkan Pre-paid card, Bank Mandiri juga mengeluarkan produk Mandiri E-Cash d𝚊l𝚊m melengkapi produk e-Money mereka. Produk ini bisa digunakan untuk berbagai transaksi belanja di merchant-merchant mitra dan juga untuk berbagai transaksi keuangan secara online. <br> <br> Mandiri E-Cash bisa diakses melalui smartphone tanpa perlu mendatangi Bank Mandiri secara langsung. Cukup lakukan registrasi dan juga verifikasi data melalui SMS, maka fasilitas ini sudah bisa dimiliki dengan mudah. Sedangkan untuk pengisian ulang, Bank Mandiri memberi kemudahan melalui fasilitas E-Banking Bank Mandiri, transfer melalui bank lain, atau pengisian secara tunai di agen E-Cash.

8. T-cash Tap dari Telkomsel

Salah satu perusahaan non bank y𝚊𝚗g memberikan layanan e-Money adalah Telkomsel. Perusahaan y𝚊𝚗g bergerak di bidang operator telekomunikasi ini mengeluarkan produk T-Cash Tap y𝚊𝚗g memungkinkan pengguna dapat melakukan transaksi belanja dengan teknologi NFC pada smartphone. Meski begitu, para pengguna smartphone y𝚊𝚗g belum didukung dengan teknologi NFC tetap bisa menggunakan T-Cash Tap, sebab Telkomsel menyediakan stiker NFC y𝚊𝚗g bisa dipasang pada smartphone dan digunakan pada saat transaksi T-Cash Tap.

9. Rekening Ponsel dari Bank CIMB Niaga

Hampir sama dengan e-Wallet lainnya, CIMB Niaga juga memberikan kemudahan d𝚊l𝚊m melakukan transaksi keuangan melalui produk ini. Beragam transaksi belanja online bisa dilakukan dengan Rekening Ponsel, hal ini tentu dibarengi dengan berbagai promo dan juga cashback y𝚊𝚗g dikeluarkan oleh gerai partner. Namun untuk mendapatkan Rekening Ponsel terbilang cukup merepotkan, di mana calon pengguna harus datang langsung ke Bank CIMB Niaga atau Digital Lounge CIMB Niaga dan melakukan pembukaan Rekening Ponsel.

Hal ini akan membutuhkan KTP serta beberapa data diri y𝚊𝚗g diisikan pada formulir pengajuan rekening. Sedangkan untuk pengisian ulang bisa dilakukan dengan melakukan setoran tunai di Bank CIMB Niaga, transfer ATM, serta melalui gerai Indomaret dan Alfamart.


Daftar e-Money dan e-Payment Terbaik

Demikianlah ulasan mengenai eMoney di Indonesia dan beberapa jenis dari sistem pembayaran elektronik yang terpercaya dan resmi. Semoga bermanfaat bagi Anda. Terima kasih.

Tag : , ,

Untuk mendapat notifikasi artikel terbaru, masukkan e-mail anda disini :

Selanjutnya cek e-mail untuk verifikasi.
Tuliskan komentar anda dibawah ini.

Kategori Terpopuler

Artikel Terpopuler


Berlangganan Artikel

· Agar Mendapatkan Notifikasi Terbaru
· Masukkan E-mail & Klik Berlangganan
· Selanjutnya Cek E-mail Untuk Verifikasi

Install Web App SmartPeople.ID

· Buka SmartPeople.ID di Chrome/Opera
· Klik Ikon 3 Titikdi Browser
· Pilih "Tambahkan ke Layar Utama"
· App Akan Ditambah di Menu Utama