Sistem Auto Reject Simetris dan Asimetris Pasar Saham

Sistem Auto Reject Simetris dan Asimetris Pasar Saham

Pada kesempatan ini SmartPeople.ID akan mengulas tentang dengan judul artikel Sistem Auto Reject Simetris dan Asimetris Pasar Saham. Ditulis oleh Adi Gunawan, Sabtu, September 07, 2019.

Keyword :

Artikel Terkait Ahli Saham Terbaru & Terlengkap
Ingin sukses dalam perdagangan / trading saham? Jangan lupa membaca ebook profit trading saham yang kami bagikan sebelumnya, di halaman > Ebook Sukses Trading Saham.pdf.

Tahun 2017 Bursa Efek Indonesia (BEI) akan menetapkan batasan auto rejection yg baru. BEI sepertinya akan kembali menetapkan auto reject simetris. Sedangkan pada aturan sebelumnya, auto reject ditetapkan secara secara asimetris.
Artikel terkait : Perbedaan Trading dengan Investasi Saham
Sistem Auto Reject Simetris dan Asimetris

Apa itu Auto Reject Simetris?

Sekedar perlu Anda ketahui, auto reject simetris adalah auto reject yg batas kenaikan maksimum saham (batas atas) dan batas penurunan maksimum (batas bawah) adalah sama. Jadi, kalau harga saham A bisa naik maksimal sampai 25%, maka penurunan maksimal adalah 25% juga.

Apa itu Auto Reject Asimetris?

Sedangkan auto reject asimetris adalah auto reject yg batas kenaikan maksimum saham (batas atas) dan batas penurunan maksimum (batas bawah) tidak sama. Saat ini, BEI menetapkan bahwa semua harga saham hanya bisa turun maksimal 10% dalam sehari.

Sedangkan kenaikan harga saham maksimal bisa lebih dari 10%. Inilah yg disebut dgn asimetris. Kebijakan BEI mengeluarkan aturan auto reject asimetris ditujukan untuk meredam penurunan IHSG lebih dalam (kebijakan ini diterapkan juga sejak tahun 2015 saat pasar saham Indonesia sedang lesu).

Aturan Auto Reject di Pasar Saham

Jika Anda belum paham istilah auto reject, silahkan baca artikel : Arti dan Ilustrasi Auto Reject Saham. Mengacu pada Surat Keputusan Direksi BEI dgn Nomor: Kep-00113/BEI/12/2016 Perihal Peraturan Nomor II-A Tentang Perdagangan Efek Bersifat Ekuitas pada 13 Desember 2016. Maka keputusan auto reject yg baru akan kembali diberlakukan secara simteris. Berikut adalah aturan auto reject yg ditetapkan BEI yg akan berlaku per 2 Januari 2017.
Apa itu Auto Reject Simetris
Sedangkan aturan auto reject yg lama (yg sekarang masih digunakan) adalah sebagai berikut.
Apa itu Auto Reject Asimetris
Di Bursa Efek selama ini, Anda tidak akan pernah melihat saham-saham yg bisa turun lebih dari 10%. Hal ini dikarenakan BEI menerapkan auto reject asimetris. Nanti per Januari 2017, aturan auto reject akan kembali menjadi simetris. Jadi, jangan kaget kalau nanti Anda melihat ada harga saham yg bisa turun sampai 25%. Hal ini dikarenakan BEI sudah menghapuskan peraturan bahwa harga saham hanya bisa turun maksimal sampai 10%.
Artikel terkait : Ebook Panduan Sukses Jual Beli Saham

Penetapan Sistem Auto Reject Simetris

Penetapan sistem auto reject simetris dikarenakan pihak BEI menilai kondisi pasar saham di Indonesia sudah lebih kondusif, dan tidak terjadi hal aneh-aneh yg dapat menyeret IHSG sampai di level bawah. Sehingga, BEI tidak perlu membatasi saham yg turun maksimal hanya boleh 10%.

Dengan adanya sistem auto reject simteris, Anda harus selalu berani untuk menentukan titik cut loss Anda. Dan sebisa mungkin Anda harus menghindari saham-saham gorengan yg harga sahamnya rentan jatuh dalam waktu cepat.

Selain berbagi informasi dan edukasi saham, kami juga berbagi ulasan berbagai sekuritas saham terbaik saat ini di indonesia, anda bisa membacanya di artikel terkait dibawah ini :

Tag : Ahli Saham, Mekanisme Saham,

Untuk mendapat notifikasi artikel terbaru, masukkan e-mail anda disini :

Selanjutnya cek e-mail untuk verifikasi.
Tuliskan komentar anda dibawah ini.
Tentang SmartPeople.ID Portal Edukasi Bisnis dan Investasi Terlengkap. Selain Sebagai Media Informasi Finansial Terbaik di Indonesia, Melalui Konten Berkualitas dan Bermanfaat Kami Berkomitmen untuk Memandu Anda dalam Memulai Berbagai Bidang Bisnis.

Kategori Terpopuler

Terpopuler Hari Ini