Strategi Menjual Saham di Harga Bagus untuk Profit Konsisten
1xBit Indonesia 21 Okt

Strategi Menjual Saham di Harga Bagus untuk Profit Konsisten

Pada kesempatan ini Adi Gunawan akan mengulas tentang "Analisa Teknikal Saham" dengan judul artikel "Strategi Menjual Saham di Harga Bagus untuk Profit Konsisten".

Keyword :

Artikel Terkait Analisa Teknikal Saham Terbaru & Terlengkap
Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, yaitu > Cara Analisis Fundamental Saham untuk Pemula.

Setelah Anda beli saham, Anda pasti berharap untuk merealisasikan profit alias menjual saham Anda di harga yg lebih tinggi. Namun yg sering menjadi persoalan trader saham adalah: 

Apa sebaiknya saya jual saham hari ini, besok, atau tunggu satu minggu atau hold lebih lama saja? Karena seringkali saham dalam sehari sudah naik tinggi, tapi kalau keburu dijual sehari, besoknya masih naik lagi.

Sebaliknya, banyak juga saham yg sehari naik tinggi, namun besok2nya langsung turun drastis. Saya sering dapat pertanyaan-pertanyaan dari trader apakah sebaiknya saham yg dibeli kalau udah naik sehari, dijual saja, atau ditahan dulu sampai beberapa waktu kedepan dan tunggu naik lebih tinggi.

Berdasarkan pengalaman saya sendiri, saya nggak bisa menjawab dengan jawaban yg baku, karena jujur saja memang nggak ada aturan terkait kapan Anda harus jual saham Anda.
Strategi Menjual Saham di Harga Bagus
Anda mau jual saham Anda 10 menit setelah Anda beli? Anda mau jual saham Anda seminggu kemudian? Sehari kemudian? Sebulan kemudian? Silahkan.. Tapi ujung2nya target kita semua tetap sama kan? Yaitu dapat PROFIT.

Jadi kalau Anda bingung kapan sebaiknya Anda jual saham, dan sebaiknya di harga berapa Anda menjual, maka Anda bisa mempertimbangkan dan menganalisa beberapa hal berikut:

1. Menetapkan target profit (harga jual)

Setelah beli saham, minimal Anda harus sudah menetapkan Anda mau menjual di harga berapa. Caranya yaitu dengan melihat analisis teknikalnya (resisten saham, candlestick dan lain-lain). Dan analisis-analisis teknikal juga sudah saya bahas praktik-praktiknya disini: Analisis Teknikal untuk Profit Konsisten

Jika target jual Anda sudah tercapai, entah tercapainya sehari, besok atau seminggu, Anda harus jual. Ini adalah bagian dari trading plan juga, supaya Anda memiliki target, dan trading Anda tidak melenceng kemana-mana.

Kalau Anda tidak punya target harga jual, maka saat saham Anda tiba-tiba naik, Anda bakalan bingung sebaiknya Anda jual saham hari ini, atau nunggu besok aja, atau nunggu minggu depan?

Jadi... Habis beli saham jangan lupa tetapkan target jual Anda. Trader yg tidak menetapkan target jual saham ini juga bisa berpotensi menjadi greed alias serakah. Misalnya, trader beli saham di harga 1.000. Saham naik ke 1.100 Anda nggak mau jual dan tunggu naik lagi.

Setelah itu saham naik ke 1.300 Anda nggak mau jual dan tunggu naik terus. Akhirnya di satu titik, saham koreksi terus, bahkan turun dibawah harga beli Anda. Anda yg harusnya sudah profit, justru jadi nygkut.

Namun kalau Anda sudah menetapkan target, Anda bisa langsung eksekusi saham Anda di harga yg sudah Anda tentukan.

Saran saya, kalau Anda mau menjual saham lebih cepat, maka tetapkan target profit yg lebih rendah. Dan kalau Anda mau jual saham Anda lebih lama / Anda mau swing trading misalnya, Anda bisa menetapkan target jual di harga lebih tinggi.


2. Menjual saham dengan memperhatikan momentum market

MOMENTUM MARKET... Ini yg sering saya ulas juga di web. Dan saya nggak pernah bosan mengatakan pada bahwa memperhatikan momentum IHSG itu penting... Maksudnya?

Begini, terkadang Anda bisa membeli sahamm, dan saham Anda bisa naik lebih lama. Tapi di satu sisi, ada saat-saat di mana Anda membeli saham, dan saham tsb cuma naik sehari-dua hari saja, lalu langsung turun lagi.

Jadi kalau Anda melihat market masih bergejolak, market masih rentan turun, maka ada baiknya Anda menjual saham Anda kalau sudah naik, walaupun mungkin naiknya cuma sehari-dua hari saja.

Sebab kalau Anda memaksakan hold saham terlalu lama saat marketnya masih rentan koreksi, saham Anda bisa turun lagi lebih dalam. Padahal harusnya Anda sudah untung kalau mau jual di hari-hari sebelumnya waktu sudah naik.

Dengan kata lain, Anda harus jadi trader yg FLEKSIBEL juga. Karena pergerakan market itu fluktuatif, maka Anda harus fleksibel, yg menyesuaikan dengan keadaan market. Jangan menjadi trader yg kaku.

Semakin pengalaman Anda dalam trading, nanti Anda pasti akan paham sendiri melihat saat-saat di mana IHSG lagi sepi, rentan turun, banyak sentimen negatif, sehingga disinilah Anda bisa mengambil strategi dan keputusan trading.

Saya pribadi sebenarnya nggak pernah menetapkan secara khusus harus hold dan jual saham berapa lama. Kecuali kalau saya sudah menetapkan mau trading harian di saham-saham tertentu, maka saya akan jual saham ketika sahamnya sudah naik beberapa fraksi harga, di hari yg sama atau jual besoknya.

Atau sebaliknya, kalau saya sudah rencana mau swing trading atau simpan saham seminggu atau diatas itu, maka saya akan menetapkan target profit yg agak tinggi. Kuncinya, Anda harus menetapkan dulu Anda mau jual di harga berapa, karena ini juga bisa berpengaruh ke time frame trading Anda nantinya. Baca lagi poin 1 paragraf terakhir.

Satu hal yg terpenting juga, adalah (poin 2), perhatikan momentum marketnya juga. Sehingga Anda dan saya bisa menjadi trader yg fleksibel, dan nggak perlu bingung sebaiknya jual saham lebih cepat atau lebih lama.

Pesan saya, don't be greedy. Sifat greedy paling sering muncul ketika trader sudah untung, dan terus berharap sahamnya naik. Kalau target Anda tercapai segera jual. Kalau ternyata saham yg Anda jual naik lagi, let it go..

Setidaknya Anda sudah dapat profit, Anda nggak rugi, dan Anda sudah berjalan sesuai trading plan Anda. Anda bisa menjadikan hal ini sebagai pembelajaran kedepan dalam menentukan target profit..

Jangan peduli dengan trader lain yg mengatakan: Harusnya jual saham di harga tinggi, harusnya investasi bla bla bla... Jangan terlalu peduli dengan trader lain yg pamer profit, seolah profitnya lebih besar (padahal belum tentu). Stay focus on your trading plan..

Selain sebagai media informasi dan edukasi seputar analisis teknikal saham, kami juga berbagi cara melakukan analisis fundamental harga saham untuk pemula, anda bisa mempelajarinya di artikel terkait dibawah ini


Tag : ,

Untuk mendapat notifikasi artikel terbaru, masukkan e-mail anda disini :

Selanjutnya cek e-mail untuk verifikasi.
Tuliskan komentar anda dibawah ini.

Kategori Terpopuler

Artikel Terpopuler


Berlangganan Artikel

· Agar Mendapatkan Notifikasi Terbaru
· Masukkan E-mail & Klik Berlangganan
· Selanjutnya Cek E-mail Untuk Verifikasi

Install Web App SmartPeople.ID

· Buka SmartPeople.ID di Chrome/Opera
· Klik Ikon 3 Titikdi Browser
· Pilih "Tambahkan ke Layar Utama"
· App Akan Ditambah di Menu Utama