Pentingnya Memilih Saham yang Bagus Saat Market Bullish - Teknikal Saham
1xBit Indonesia 21 Okt

Pentingnya Memilih Saham yang Bagus Saat Market Bullish - Teknikal Saham

Pada kesempatan ini Adi Gunawan akan mengulas tentang "Analisa Teknikal Saham" dengan judul artikel "Pentingnya Memilih Saham yang Bagus Saat Market Bullish - Teknikal Saham".

Keyword :

Artikel Terkait Analisa Teknikal Saham Terbaru & Terlengkap
Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, yaitu > Cara Analisis Fundamental Saham untuk Pemula.

Judul pos diatas mungkin akan membuat Anda bertanya-tanya: Ngapain memilih saham bagus saat market lagi bagus. Harusnya diajari cara memilih saham yg bagus kalau IHSGnya lagi turun. 

Pentingnya Memilih Saham yang Bagus Saat Market Bullish

Jangan salah bahwa memilih saham bagus saat market lagi naik itu penting, bahkan sangat penting. Kenapa demikian? Ada dua hal yg sering membuat trader justru salah memilih saham ketika IHSG naik.
Memilih Saham yang Bagus

1. Banyak trader yg bingung mau memilih saham apa saat IHSG naik

Pernahkah Anda mengalami kondisi seperti ini: IHSG lagi naik tinggi, saham-saham yg sudah pada turun mulai menunjukkan sinyal buy. Saking banyaknya saham yg mau naik, sampai-sampai Anda bingung mau membeli saham yg mana. 

Biasanya Anda cuma menemukan 2-3 saham yg bagus untuk dibeli, tapi sekarang Anda bisa menemukan 9-10 saham yg bagus untuk dibeli... 

"Wah iya nih Pak, saya pernah ngalami seperti ini. Terus gimana strategi tradingnya?" kata Anda. 

Jika setelah Anda screening, dan Anda menemukan banyak saham yg punya potensi naik, tentu Anda nggak mungkin membeli semua sahamnya. Kalau Anda menemukan ada 10 saham yg bagus karena market strong bullish, maka non-sense kalau Anda memutuskan untuk beli 10 saham langsung.

Maka dari itu, saran saya pilihlah 1-2 saham saja. Jangan langsung kalap dan rakus membeli banyak saham saat IHSG strong bullish, karena kalau Anda beli saham terlalu banyak, Anda harus membagi modal Anda lebih banyak, sehingga Anda nggak akan bisa fokus nantinya. 

So tujuan saya menyarankan Anda beli 1-2 saham, bukannya saya mau membatasi profit Anda, tapi justru sebaliknya, supaya Anda bisa fokus untuk memilih saham yg paling potensial, memantau saham-saham Anda lebih spesifik, sehingga profit Anda lebih besar.  

Cara memilih 1-2 saham saja diantara puluhan saham yg berpotensi naik adalah: Pertama, carilah saham yg menurut Anda paling berpotensi untuk naik.

Kedua, prioritaskan untuk membeli saham dari saham-saham yg ada di stock pick Anda. Saham stock pick maksudnya adalah saham-saham pilihan Anda pribadi yg sesuai tipikal Anda, analisis teknikalnya bagus, sering Anda tradingkan dan sering memberikan Anda profit.  

Misalnya begini, Anda menemukan saham-saham WIKA, PWON, TINS, PTBA, ANTM, GGRM, PGAS, TLKM, CTRA, PTRO, di mana saham-saham ini punya potensi naik berdasarkan analisa Anda, dan market lagi strong bullish saat itu. 

Tapi dari 10 saham diatas, hanya saham PWON, PGAS, CTRA saja yg masuk dalam stock pick Anda, paling sering Anda tradingkan, dan Anda sering profit di saham-saham tsb, maka prioritaskan untuk membeli saham-saham itu tadi.

Berarti apakah nggak boleh membeli saham di luar stock pick Pak? Tanya Anda 

Boleh saja... Nggak ada salahnya Anda mencoba. Siapa tahu saham-saham diluar stock pick Anda justru nantinya menjadi saham-saham Andalan Anda selanjutnya.

Tetapi Anda harus memanajemen modal Anda. Misalnya Anda bisa menggunakan 50% modal Anda untuk beli saham-saham yg diluar stock pick, dan sisanya Anda beli saham yg ada di stock pick Anda. 

Intiya, dalam kondisi market strong bullish, tetaplah untuk memanajemen portofolio Anda dengan baik. Jangan lupa untuk screening saham dan cek analisis teknikal sebelum beli saham. Dan batasi hanya beli 1-2 saham, atau maksimal 3 saham saat market bullish. 

2. Tidak semua saham naik saat IHSG strong bullish

Setinggi-tingginya IHSG naik dan market euforia, tetap ada saham yg harganya turun. Artinya, bukan berarti IHSG naik, Anda langsung asal beli saham. 

Anda harus cross check analisis teknikal masing-masing saham sebelum Anda memutuskan mau beli saham apa. 

Yup, jadi Anda harus paham mempraktikkan analisis teknikal untuk mencari saham-saham yg bagus, dan mencari saham-saham yg naik.

Disinilah poin yg sering dilupakan bahkan diabaikan trader saham. Mayoritas trader saat melihat market bullish, trader langsung asal beli saham, hanya beli saham karena ikut-ikutan tanpa melihat sendiri bagaimana chart saham tsb, tanpa pengetahuan analisis teknikal yg benar. 

Inilah yg mengakibatkan banyak trader yg sahamnya turun meskipun IHSG lagi hijau dan mayoritas saham sedang naik daun. Sayg sekali kan? 

Satu lagi yg perlu Anda ingat, kalau IHSG bullish pasti saham-saham blue chip dan saham lapis dua bakalan naik dengan return yg memuaskan. Jadi kalau market bullish, prioritaskan buat cari saham-saham blue chip dan lapis dua. 

Anda nggak perlu terlalu fokus trading di saham-saham gorengan yg berisiko kalau market lagi bullish. Supaya Anda nggak ketinggalan momentum di saham-saham lapis satu dan dua yg lagi naik daun. 

Soalnya saham gorengan itu nggak usah dicari saat market bullish. Saham gorengan banyak juga yg naik waktu market bearish..

Setelah Anda baca pos ini, sekarang saya yakin Anda baru mengerti kenapa memilih saham bagus saat market bullish itu penting. Banyak anggapan bahwa saat market bullish nggak sulit mencari saham bagus... 

Memang benar, saya setuju. Tapi mendapatkan saham bagus saat IHSG naik bisa dilakukan kalau Anda punya pemahaman analisis teknikal, manajemen modal dan screening saham yg betul. 

Semua trader saham punya sifat ceroboh. Secara sadari maupun tidak, trader saham itu akan cenderung menjadi SANGAT CEROBOH ketika melihat market lagi bagus sekali, dan banyak saham yg mulai naik.

Trader bisa berpotensi asal membeli saham, membeli saham terlalu banyak, lupa dengan analisis teknikal, menjadi serakah.. Kecerobohan inilah yg bisa menjadi sangat berbahaya bagi trader. 

Padahal kalau IHSG bullish dan banyak saham yg berpotensi naik, harusnya peluang Anda untuk dapat profit semakin besar. Jadi jangan sampai peluang Anda ini hilang begitu saja hanya karena Anda ceroboh. 

Nah untuk mengatasi hal-hal tsb, maka seperti yg saya tuliskan diatas itu tadi, Anda harus punya pemahaman praktik analisis teknikal yg baik, screening saham dan manajemen modal. Kunci inilah yg harus Anda pegang dalam trading. 

Selain sebagai media informasi dan edukasi seputar analisis teknikal saham, kami juga berbagi cara melakukan analisis fundamental harga saham untuk pemula, anda bisa mempelajarinya di artikel terkait dibawah ini


Tag : ,

Untuk mendapat notifikasi artikel terbaru, masukkan e-mail anda disini :

Selanjutnya cek e-mail untuk verifikasi.
Tuliskan komentar anda dibawah ini.

Kategori Terpopuler

Artikel Terpopuler


Berlangganan Artikel

· Agar Mendapatkan Notifikasi Terbaru
· Masukkan E-mail & Klik Berlangganan
· Selanjutnya Cek E-mail Untuk Verifikasi

Install Web App SmartPeople.ID

· Buka SmartPeople.ID di Chrome/Opera
· Klik Ikon 3 Titikdi Browser
· Pilih "Tambahkan ke Layar Utama"
· App Akan Ditambah di Menu Utama