Membaca Laporan Neraca Perusahaan Part2 - Fundamental Saham
1xBit Indonesia 21 Okt

Membaca Laporan Neraca Perusahaan Part2 - Fundamental Saham

Pada kesempatan ini Adi Gunawan akan mengulas tentang "Analisa Fundamental Saham" dengan judul artikel "Membaca Laporan Neraca Perusahaan Part2 - Fundamental Saham".

Keyword :

Artikel Terkait Analisa Fundamental Saham Terbaru & Terlengkap
Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, yaitu > Panduan analisis Teknikal Saham untuk Pemula. Seperti kita ketahui, laporan neraca memuat informasi ASET, KEWAJIBAN, EKUITAS. Kenapa Anda perlu mengetahui informasi-informasi tsb dalam analisa fundamental?

INFORMASI ASET

Mengetahui seberapa besar aset perusahaan sangat penting, karena kalau perusahaan mau beroperasi tapi nggak punya aset / aset-nya kecil.. Kira-kira Anda mau nggak investasi di perusahaan tsb? Tentu nggak kan?

INFORMASI KEWAJIBAN

Mayoritas perusahaan pasti butuh utang. Tapi kalau perusahaan punya yg sangat besar, dan ekuitas / aset-nya jauh lebih kecil, apakah Anda berani investasi di perusahaan tsb? Bukankah hal ini juga membahayakan kelangsungan hidup perusahaan?

Ibaratnya, kalau Anda punya teman yg punya utang banyak dan hobinya nunggak, Anda berani nggak ngasih pinjaman duit ke teman Anda tsb? Kira-kira seperti itu logikanya. 

INFORMASI EKUITAS 

Kalau perusahaan tidak bisa menghasilkan ekuitas yg meningkat, ini bisa mengindikasikan perusahaan nggak bisa menghasilkan laba bersih, soalnya laba bersih ini nanti akan masuk di komponen ekuitas (di saldo laba). Apakah Anda mau investasi di perusahaan seperti itu? 

Nah, kalau dijabarkan lebih luas, maka poin-poin penting yg harus Anda analisa pada laporan neraca (ukuran-ukuran yg sering dilihat investor), yaitu menygkut poin-poin berikut:
  1. Apakah nilai aset dan ekuitas perusahaan naik dari tahun ke tahun? 
  2. Komposisi aset dan utang perusahaan. 
  3. Melihat sehat tidaknya struktur modal / komposisi pendanaan perusahaan.
  4. Seberapa kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan dari ekuitas?
Fundamental Saham dengan Membaca Laporan Neraca
Oke, kita langsung bahas saja analisa laporan neraca lebih dalam. Kita pakai contoh laporan keuangan PT Unilever Tbk (UNVR). Laporan PDF-nya bisa Anda download disini: Laporan Keuangan UNVR. Perhatikan laporan neraca UNVR dibawah ini:


Klik gambar untuk memperbesar (laporan keuangan dalam jutaan rupiah)

1. Apakah nilai aset dan ekuitas perusahaan naik dari tahun ke tahun? 

Dari laporan keuangan UNVR, kita bisa melihat bahwa nilai aset (baik aset lancar & aset tetap), serta jumlah ekuitas perusahaan selalu naik dari tahun ke tahun. Total aset UNVR naik dari Rp18.906.413 menjadi Rp19.522.970. Nilai ekuitas meningkat dari Rp5.173.388 menjadi Rp7.578.133.

Artinya, dari segi aset dan ekuitas, UNVR dapat dikatakan bagus, karena semakin besar aset, perusahaan bisa menggunakannya untuk pengembangan operasional, demikian juga dgn ekuitas. Setelah itu, kita lihat poin-poin lainnya.

2. Komposisi aset dan utang perusahaan

Perusahaan yg sehat adalah perusahaan yg punya komposisi aset yg lebih tinggi dibandingkan utang. Dalam hal ini adalah komposisi aset lancar: liabilitas jangka pendek atau aset tetap: liabilitas jangka panjang.

Nah, salah satu harus lebih besar (nilainya diatas 1), sehingga perusahaan bisa dikatakan punya aset (jaminan) yg cukup untuk melunasi kewajiban2-nya. Pada laporan keuangan UNVR bisa kita olah analisanya sebagai berikut:

Rasio lancar UNVR nilainya dibawah 1, namun untuk rasio aset tetap / utang jangka panjang, nilainya diatas 1. Ini artinya, UNVR memiliki aset tetap yg besar, sehingga perusahaan dapat dikatakan sudah memiliki aset yg cukup sebagai jaminan untuk melunasi kewajiban2nya.

Walaupun demikian, aset lancar juga harus menjadi perhatian, karena nilai kewajiban lancar UNVR masih diatas nilai aset lancarnya.

3. Melihat sehat tidaknya struktur modal / komposisi pendanaan perusahaan

Struktur modal berarti Anda harus melihat perbandingan komposisi utang dgn ekuitas. Struktur modal yg baik adalah struktur modal di mana ekuitas lebih tinggi dari kewajiban  total.

Namun, jika konposisi kewajiban total lebih besar 1-3 kali dibandingkan ekuitas, hal ini masih dapat dikatakan wajar.


4. Seberapa kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan dari ekuitas

Analisis ekuitas di laporan neraca, selain dikaitkan dgn utang, juga dapat dikaitkan dgn laba rugi. Hal ini karena laba rugi yg dihasilkan perusahaan nantinya akan masuk ke laporan ekuitas. Nah, perusahaan yg bisa menghasilkan laba yg besar dari ekuitas yg dimiliki, menunjukkan perusahaan punya prospek yg lebih baik dalam jangka panjang.

Karena dgn inilah, nantinya perusahaan juga punya kesempatan yg lebih besar untuk memberikan imbal hasil yg lebih tinggi pada pemegang saham. Laporan neraca juga memuat informasi tentang ekuitas, maka analisa laporan perubahan ekuitas juga berkaitan dgn neraca (bahkan laba rugi). Kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan dari ekuitas bisa dilihat juga dari analisa Return to Equity (ROE).

ROE yg bagus secara fundamental adalah ROE yg nilainya diatas 15%. Karena hal ini mengindikasikan bahwa perusahaan mampu memberikan imbal hasil yg sangat besar kepada pemegang saham. Nah untuk ROE UNVR adalah sebagai berikut:
ROE UNVR ternyata diatas 100%. Ini artinya, ROE bisa menghasilkan laba bersih yg sangat besar dari ekuitasnya. Kalau Anda menemukan ROE perusahaan yg sangat tinggi, perusahaan ini adalah perusahaan yg bagus sekali secara fundamental, dan umumnya selalu bagi dividen yg besar.

Kesimpulannya, perusahaan yg sehat secara laporan neraca adalah perusahaan yg:
  • Punya struktur modal yg sehat (utang tidak terlalu tinggi, atau stabil utang: ekuitas)
  • Bisa menghasilkan return on equity (ROE) yg tinggi (diatas 15%)
  • Aset dan ekuitas meningkat terus
  • Punya aset yg cukup untuk menutup kewajiban2-nya
  • Unggul dibandingkan sektor industrinya (terutama dalam hal total aset, ekuitas, dan ROE yg lebih besar).
Untuk poin terakhir ini, juga analisa tambahan yg perlu Anda lakukan kalau Anda benar-benar mau investasi saham, yaitu: Bandingkan kinerja sektor sejenisnya.

Misalnya nih, nilai aset dan ekuitas perusahaan A naik terus. Tapi kalau dibandingkan sektor sejenis ternyata aset dan ekuitas perusahaan A paling kecil, maka perusahaan ini belumlah bagus untuk investasi. Kalau ada perusahaan yg pertumbuhannya lebih cepat, untuk memilih yg lama.

Kalau Anda mau investasi, semua komponen2 yg menentukan sehat tidaknya neraca perusahaan, harus terpenuhi. Kalau dilihat dari sisi analisis-analisis itu tadi, maka UNVR adalah perusahaan yg sangat layak investasi (dari sisi laporan neraca).  

Barulah setelah itu, tentu Anda harus melakukan analisis2 lainnya, misalnya brand. Sebelum investasi, Anda harus kenal brand perusahaan tsb, dan ketersediaan produknya di pasaran. Anda perlu melihat GCG perusahaan tsb. Anda harus lihat analisis-analisis tambahan seperti analisa PER untuk melihat valuasi sahamnya.

Itulah inti dari analisa laporan neraca yg harus Anda lakukan. Analisa laporan neraca kalau dijabarkan bisa sangat kompleks dan panjang banget, bahkan mungkin bisa jadi satu buku, karena tiap sektor industri bisa berbeda-beda.

Misalnya, emiten bank pasti punya utang yg tinggi. Hal ini wajar. Tapi kalau emiten-emiten seperti sektor consumer goods utangnya sangat besar, maka hal ini harus diwaspadai. Jadi, itulah pentingnya Anda melakukan analisa per sektor industri juga.

Tapi intinya, di pos ini saya berharap, at least supaya Anda sudah mengerti, punya gambaran dan bahkan sudah paham garis besar cara melakukan analisa laporan neraca dan membaca laporan neraca, terutama buat Anda yg masih awam dan tidak punya basic di dunia ekonomi.

Selain sebagai media informasi dan edukasi seputar analisis fundamental saham, kami juga berbagi cara melakukan analisis teknikal saham untuk pemula, Anda bisa mempelajarinya di artikel terkait dibawah ini


Tag : ,

Untuk mendapat notifikasi artikel terbaru, masukkan e-mail anda disini :

Selanjutnya cek e-mail untuk verifikasi.
Tuliskan komentar anda dibawah ini.

Kategori Terpopuler

Artikel Terpopuler


Berlangganan Artikel

· Agar Mendapatkan Notifikasi Terbaru
· Masukkan E-mail & Klik Berlangganan
· Selanjutnya Cek E-mail Untuk Verifikasi

Install Web App SmartPeople.ID

· Buka SmartPeople.ID di Chrome/Opera
· Klik Ikon 3 Titikdi Browser
· Pilih "Tambahkan ke Layar Utama"
· App Akan Ditambah di Menu Utama