Membaca Laporan Neraca Perusahaan Part1 - Fundamental Saham
1xBit Indonesia 21 Okt

Membaca Laporan Neraca Perusahaan Part1 - Fundamental Saham

Pada kesempatan ini Adi Gunawan akan mengulas tentang "Analisa Fundamental Saham" dengan judul artikel "Membaca Laporan Neraca Perusahaan Part1 - Fundamental Saham".

Keyword :

Artikel Terkait Analisa Fundamental Saham Terbaru & Terlengkap
Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, yaitu > Panduan analisis Teknikal Saham untuk Pemula.

Komponen laporan keuangan terdiri dari laporan laba rugi, laporan neraca (posisi keuangan), laporan perubahan ekuitas dan laporan arus kas. Semua komponen2 tsb sangatlah penting bagi Anda seorang fundamentalis saham. Di pos ini, kita akan belajar analisis fundamental, yaitu tentang cara membaca laporan keuangan neraca. Saya akan menggunakan contoh laporan keuangan PT Mayora Indah Tbk.

Membaca Laporan Neraca Perusahaan

Laporan neraca ini adalah laporan yg membuat informasi mengenai berapa besar aset / harta yg dimiliki perusahaan, berapa komposisi utang dan modal yg dipakai oleh perusahaan. Jika dijabarkan, neraca terdiri dari komponen-komponen :
Fundamental Saham dengan Membaca Laporan Neraca

1. Aset 

Aset di dalam perusahaan terdiri dari dua jenis, yaitu aset lancar (jangka pendek) dan aset tetap. Aset lancar adalah aset-aset yg digunakan secara langsung untuk kegiatan operasional perusahaan sehari-hari. 

Contoh aset lancar adalah kas dan setara kas, piutang usaha, persediaan, dan lain-lain. Aset lancar yg paling likuid adalah kas. Sedangkan aset tetap adalah aset tetap adalah aset-aset perusahaan yg memiliki masa manfaat diatas satu tahun, seperti bangunan, mesin, kendaraan. Sekarang perhatikan laporan keuangan neraca MYOR pada posisi aset dibawah ini:
Komponen laporan neraca aset di laporan keuangan
Komponen laporan neraca aset di laporan keuangan
Anda bisa lihat komponen2 aset di dalam laporan keuangan. Informasi aset dalam laporan keuangan sangat berguna untuk melihat seberapa besar kekayaan yg dimiliki perusahaan, karena tanpa memiliki aset yg cukup, perusahaan tidak akan bisa menjalankan aktivitas operasionalnya dgn lancar. Aset juga berguna sebagai coverage untuk menutup dan membayar utang-utang perusahaan. 

2. Utang / kewajiban

Utang atau kewajiban adalah kewajiban perusahaan untuk melunasi sejumlah dana kepada pihak ketiga, sebagai akibat dari perjanjian transaksi yg terjadi di masa lalu. Dalam laporan keuangan, utang dibagi menjadi  menjadi utang jangka pendek dan utang jangka panjang.

Utang jangka pendek adalah kewajiban perusahaan yg memiliki jatuh tempo sampai dgn maksimal 1 tahun. Contohnya adalah utang usaha, utang bank jangka pendek dan lain-lain.

Sedangkan utang jangka panjang adalah kewajiban perusahaan yg memiliki jatuh tempo diatas 1 tahun. Contohnya adalah utang bank jangka panjang dan lain-lain. Di laporan neraca tentu utang-utang ini sudah diklasifikasikan. Anda bisa perhatikan laporan neraca pada posisi utang dibawah ini:
Liabilitas di laporan neraca
Liabilitas di laporan neraca
Anda perlu mengetahui seberapa besar posisi utang perusahaan, karena posisi utang yg sangat besar bisa menunjukkan bahwa perusahaan memiliki kesehatan keuangan yg buruk, dan berakibat pada risiko pailit. Di Part II nanti, kita akan membahas cara membaca kondisi kesehatan perusahaan berdasarkan struktur modal di laporan neraca perusahaan. 

3. Ekuitas 

Ekuitas di laporan neraca
Ekuitas di laporan neraca
Ekuitas adalah modal yg dimiliki perusahaan. Jadi, ekuitas merupakan pendanaan yg bukan berasal dari utang. Ekuitas perusahaan bersumber dari: modal saham, tambahan modal disetor, laba ditahan (berasal dari laba rugi yg tidak dibagikan kepada para pemegang saham. Laba rugi ini nanti akan masuk di ekuitas sebagai laba ditahan), dan lain-lain.

Jadi apabila perusahaan menghasilkan laba bersih, dan semakin besar laba bersih yg dihasilkan, maka ekuitas perusahaan akan semakin meningkat.  

Sekarang Anda sudah paham tentang komponen2 laporan keuangan neraca. Komponen laporan keuangan neraca dibagi menjadi laporan tentang posisi aset. Aaset dibagi menjadi aset jangka pendek untuk operasional dan aset jangka panjang.

Kedua, neraca terdiri dari komponen kewajiban / liabilitas / utang. Utang dibagi menjadi utang jangka pendek dan utang jangka panjang. Ketiga, neraca juga memuat komponen ekuitas yg terdiri dari modal / pendanaan perusahaan yg bukan berasal dari utang.

Selain sebagai media informasi dan edukasi seputar analisis fundamental saham, kami juga berbagi cara melakukan analisis teknikal saham untuk pemula, Anda bisa mempelajarinya di artikel terkait dibawah ini


Tag : ,

Untuk mendapat notifikasi artikel terbaru, masukkan e-mail anda disini :

Selanjutnya cek e-mail untuk verifikasi.
Tuliskan komentar anda dibawah ini.

Kategori Terpopuler

Artikel Terpopuler


Berlangganan Artikel

· Agar Mendapatkan Notifikasi Terbaru
· Masukkan E-mail & Klik Berlangganan
· Selanjutnya Cek E-mail Untuk Verifikasi

Install Web App SmartPeople.ID

· Buka SmartPeople.ID di Chrome/Opera
· Klik Ikon 3 Titikdi Browser
· Pilih "Tambahkan ke Layar Utama"
· App Akan Ditambah di Menu Utama