4 Analisis Saham dengan Pergerakan Harga Harian (Chart Daily)

4 Analisis Saham dengan Pergerakan Harga Harian (Chart Daily)

Pada kesempatan ini SmartPeople.ID akan mengulas tentang Ahli Saham dengan judul artikel 4 Analisis Saham dengan Pergerakan Harga Harian (Chart Daily), yang ditulis oleh Adi Gunawan, pada hari Kamis, Agustus 08, 2019

Keyword :

Artikel Terkait Ahli Saham Terbaru & Terlengkap
Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, yaitu > Cara Analisis Fundamental Saham untuk Pemula.

Time frame chart trading mana yg sebaiknya digunakan buat menganalisa saham? Apakah chart daily, weekly atau monthly saja?

Sebenarnya di pos ini: Grafik (Chart) Saham: Minute, Daily, Weekly, Monthly, Yearly, saya sudah menuliskan juga perbandingan time frame chart yg digunakan untuk analisa saham.

Pada saat Anda membaca ulasan-ulasan saham dari analisa atau trader lain, Anda mungkin sering mendengar analisis-analisis yg mengatakan: "Saham A masih turun trennya soalnya chart weekly-nya masih downtrend walaupun dailynya sudah mulai rebound".

Hal-hal seperti seringkali membuat trader bingung: Enaknya pakai chart daily? Atau weekly? Atau monthly? Mana yg sebenarnya paling efektif untuk menghasilkan sinyal trading?
Analisis Saham dengan Pergerakan Harga Harian

Analisis Saham dengan Pergerakan Harga Harian

Berdasarkan kesimpulan, riset dan hasil trading saya selama bertahun-tahun, saya menyimpulkan bahwa time frame DAILY adalah time frame TERBAIK untuk ANALISA SAHAM. 

Mengapa time frame daily adalah time frame yg paling baik? Ada beberapa alasan kelebihan time frame daily untuk trading saham yaitu sebagai berikut :

1. Chart daily mewakili seluruh perdagangan saham pada waktu tertentu

Kalau Anda melihat satu bentuk candlestick di grafik yg terdiri dari harga Opening, High, Low dan Close (OHLC), maka harga candle yg terbentuk tsb adalah candle yg terbentuk selama satu hari perdagangan, bukan selama semenit, seminggu, sebulan.

Memang Anda bisa setting candlestick untuk weekly dan sebagainya. Akan tetapi candlestick yg kita pelajari selama ini adalah candlestick daily yg mencerminkan perdagangan saham selama satu hari penuh.

Dengan kata lain, chart daily ini lebih dapat mewakili gambaran seluruh perdagangan saham. Karena dengan chart saham daily Anda bisa melihat dengan lebih gamblang harga OHLC yg terbentuk setiap harinya, sehingga disitulah Anda bisa menganalisa titik-titik harga yg bagus untuk masuk (buy) dan keluar (sell).

2. Lebih mudah memprediksi harga menggunakan analisa chart daily

Karena chart daily ini menggambarkan dan mewakili seluruh perdagangan saham dalam sehari (seperti saya jelaskan di poin 1), maka sinyal-sinyal dan cerminan psikologis pasar akan lebih tampak dalam chart daily ketimbang chart-chart lainnya. Sekarang Anda perhatikan perbandingan chart daily vs weekly vs 30 menitan dibawah ini:
memprediksi harga saham
Chart daily
menggunakan analisa chart daily
Chart weekly
Chart pattern dan candlestick pattern saham
Chart 30 menitan
Di saham yg sama yaitu saham BBRI, terdapat tiga chart dengan time frame yg berbeda seperti diatas. Dari ketiga chart tsb, manakah yg menurut Anda paling mewakili pergerakan grafik dan psikologis pasar?

Manakah dari ketiga chart tsb yg paling bisa digunakan untuk melihat kecenderungan tren dalam jangka yg lebih luas? Anda bisa lihat chart daily ini menggambarkan penampakan tren yg lebih luas dibandingkan chart weekly apalagi menitan.

3. Chart pattern, candlestick pattern lebih banyak muncul / terlihat pada chart daily

Karena grafik daily dapat mewakili candlestick-candlestick yg terbentuk dalam satu hari, maka otomatis pola-pola grafik saham seperti chart pattern, pola candlestick, support-resisten yg lebih jelas akan lebih terlihat pada chart daily ketimbang chart dengan time frame yg lain.

Psikologis pasar pada chart daily akan lebih terlihat dan dapat terwakili dalam grafik suatu saham. Sehingga Anda bisa menganalisa chart pattern, menentukan titik support resisten, menganalisa pola candlestick secara lebih akurat dengan chart daily.

Nah kalau Anda menggunakan chart weekly atau monthly misalnya, maka satu candlestick pada chart weekly itu adalah"rangkuman" candlestick selama satu minggu alias selama 5 hari perdagangan Bursa saham.

Jadi kalau Anda mengubah chart dari daily ke weekly, maka satu candlestick yg terbentuk adalah candlestick weekly yaitu rangkuman harga OHLC untuk 5 hari perdagangan, bukan satu hari, sehingga jumlah candle pada chart weekly terlihat lebih sedikit daripada chart daily walaupun settingan time framenya mungkin sama-sama 6 bulan or 1 tahun.

Karena tampilan candle pada chart weekly ini kesannya "diringkas" jadi lebih sedikit ketimbang chart daily, maka pola-pola seperti chart pattern, pola candle, support-resisten tidak akan banyak terlihat seperti pada chart daily.

Itulah kenapa chart daily ini yg sebenarnya lebih mampu menggambarkan psikologis market yg dapat dilihat dari pola-pola yg terbentuk.

4. Daily chart menghindari sinyal-sinyal palsu / sinyal yg terlalu cepat 

Daily chart punya kelebihan lain, yaitu dapat menghindari bias analisa. Yup, kalau Anda pakai chart menitan, maka Anda akan susah untuk menemukan sinyal beli dari candlestick, dan candle menitan itu, perubahan bentuk candlenya selama jam trading lebih cepat dan tidak teratur, sehingga bisa menimbulkan sinyal-sinyal palsu (false signal).

Bahkan seorang trader harian (intraday trader) juga selalu saya sarankan untuk selalu menganalisa chart daily, karena chart daily dapat menghasilkan sinyal-sinyal buy jangka pendek yg lebih baik ketimbang chart menitan.

Empat analisa ini yg dapat menjelaskan mengapa chart daily adalah chart utama dalam trading yg harus Anda gunakan untuk analisis, dan apa yg saya tulis ini berdasarkan pada pengalaman trading yg sudah saya jalankan.

Saya pribadi (untuk saham) nggak pernah pakai chart menitan dan monthly. Saya masih menggunakan chart weekly untuk lihat tren mingguan. Chart weekly biasanya saya gunakan untuk melihat "rangkuman" tren saham yg lebih panjang.

Chart weekly ini juga bisa dikombinasikan dengan analisa support-resisten untuk melihat apakah harga saham dalam jangka waktu tertentu cenderung akan jatuh lagi atau rebound. Terkait hal ini, nanti akan saya bahas di pos tersendiri.

Namun dalam analisa saham, jangan pernah melupakan analisa chart daily, karena chart daily adalah analisa chart yg paling penting untuk seorang trader, tidak peduli berapa cepat atau lama jangka waktu trading yg Anda pakai.

Selain sebagai media informasi dan edukasi seputar analisis teknikal saham, kami juga berbagi cara melakukan analisis fundamental harga saham untuk pemula, anda bisa mempelajarinya di artikel terkait dibawah ini


Tag : , ,

Untuk mendapat notifikasi artikel terbaru, masukkan e-mail anda disini :

Selanjutnya cek e-mail untuk verifikasi.
Tuliskan komentar anda dibawah ini.

Kategori Terpopuler

Artikel Terpopuler


Berlangganan Artikel

· Agar Mendapatkan Notifikasi Terbaru
· Masukkan E-mail & Klik Berlangganan
· Selanjutnya Cek E-mail Untuk Verifikasi

Install Web App SmartPeople.ID

· Buka SmartPeople.ID di Chrome/Opera
· Klik Ikon 3 Titikdi Browser
· Pilih "Tambahkan ke Layar Utama"
· App Akan Ditambah di Menu Utama