Sistem Tabungan Deposito Berjangka dan Daftar Deposito Bank Terbaik
1xBit Indonesia 21 Okt

Sistem Tabungan Deposito Berjangka dan Daftar Deposito Bank Terbaik

Pada kesempatan ini Adi Gunawan akan mengulas tentang "Deposito" dengan judul artikel "Sistem Tabungan Deposito Berjangka dan Daftar Deposito Bank Terbaik".

Keyword :

Artikel Terkait Deposito Terbaru & Terlengkap

Sistem Penyimpanan Deposito Bank

Berikut adalah pembahasan mengenai sistem simpanan deposito, cara membuka rekening deposito, informasi bunga deposito, daftar layanan deposito terbaik di indonesia serta hal-hal penting yg perlu anda pahami sebelum membuka rekening deposito.

Simpanan Bank

Simpanan merupakan salah 1 layanan perbankan, dimana sejumlah dana nasabah dititipkan ke pihak bank yg berbentuk rekening. Nasabah yg menitipkan uang tsb akan diberikan imbalan balas jasa berupa bunga untuk bank konvensional / bagi hasil untuk bank syariah.

Deposito Bank

Deposito merupakan salah 1 produk perbankan yg sejenis dgn tabungan. Tetapi, bunga deposito bank umumnya lebih besar daripd bunga tabungan biasa, namun setoran awal dibutuhkakn untuk membuka rekening deposito pd umumnya jauh lebih besar.

Selain itu, dana yg didepositokan akan dikunci selama periode / jangka waktu tertentu. Jangka waktu yg tersedia mulai dari 1, 2, 3, 6, 12, 18 sampai dgn 24 bln. Dana yg didepositokan tdk bisa ditarik oleh nasabah selama waktu yg dipilih. Bila deposito dicairkan sebelum tgl jatuh tempo, maka akan dikenakan biaya penalti.

Deposito dapat diperpanjang secara otomatis dgn menggunakan sistem ARO (Automatic Roll Over). Deposito diperpanjang otomatis setelah jatuh tempo, sampai nasabah mencairkan depositonya.

Kepemilikan rekening deposito jg berguna ketika Anda ingin mengajukan berbagai produk pinjaman seperti kartu kredit, KTA, KMG, / KPR dari bank yg sama. Karena selain data nasabah yg telah tercatat, jumlah tabungan yg besar jg dapat mempermudah proses pengajuan pinjaman yg diberikan oleh pihak bank tsb.
Sistem Simpanan Deposito

Pencairan Deposito Sebelum Jatuh Tempo

Regulasi beberapa pihak bank besar di Indonesia menyatakan bahwa nasabah akan kehilangan bunga deposito apabila:
  • Melakukan pencairan uang / dana sebelum jatuh tempo dari deposito yg berjangka waktu 1, 2 / 3 bln
  • Melakukan pencairan dana dlm jangka waktu 3 bln sebelum jatuh tempo dari deposito dgn jangka waktu lebih dari 3 bln
Apabila nasabah melakukan pencairan Deposito setelah 3 bln, maka akan dikenakan biaya penalti.

Besar Bunga yang Diberikan Deposito

Penyimpanan Deposito pd umumnya menawarkan bunga yg lebih besar daripd tabungan bank biasa. Oleh karena itu, bank pd umumnya memberikan beberapa promosi dlm setahun yg berkaitan dgn deposito, dgn tujuan untuk menarik nasabah deposito yg baru maupun lama.

Bunga deposito pd saat promosi pd umumnya jauh lebih tinggi dibandingkan saat tdk promo. Semakin lama periode deposito maka kemungkinan besar akan smkin tinggi bunga depositonya

Cara Menghitung Bunga Deposito

Ini berfungsi sebagai alat bantu untuk menghitung bunga perbulan yang diperoleh dari sejumlah uang yang didepositokan. Bunga sudah dipotong pajak 20% dan diasumsikan satu bulan = 30 hari.

Perhitungan bunga deposito ini berdasarkan rumus :

Bunga = Nominal Deposito x Bunga Per Tahun (%) x (Jumlah Hari dalam Sebulan(30) : Jumlah Hari dalam Setahun(365) ) x 80% 

Contoh perhitungan bunga deposito :

Anda melakukan deposito sebesar Rp. 10.000.000 di bank ABC dengan bunga 6,13% per tahun, maka perhitungannya : Rp. 10.000.000 x 6,13 x (30 : 365) x 80% = Rp. 40.307.
Jadi, Bunga yang akan Anda dapatkan perbulan sejumlah Rp. 40.307.

Total bunga yang akan Anda dapatkan untuk deposito 1 tahun = Jumlah bunga perbulan x Lama deposito (hitungan bulan), maka perhitungannya : Rp. 40.307 x 12 = Rp. 483.684.
Jadi, Bunga yang akan Anda dapatkan pertahun sejumlah Rp. 483.684.

Total dana yang akan Anda terima saat pencairan = Total bunga selama 1 tahun + Jumlah deposito.  maka perhitungannya : Rp. 483.684 + Rp. 10.000.000 = Rp.10.483.684.
Jadi, Total dana yang akan Anda terima saat penarikan deposito sejumlah Rp.10.483.684.

Kelebihan dari Deposito

Deposito merupakan produk simpanan perbankan yg relatif aman & berisiko rendah. Deposito jg dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) & merupakan produk investasi yg banyak dimiliki masyarakat, khususnya ya di indonesia. Deposito dianggap dapat menjadi awal bagi nasabah yg ingin memulai berinvestasi.

Berikut adalah keuntungan yg dimiliki oleh Deposito:
  1. Suku bunga lebih tinggi dibandingkan rekening tabungan biasa
  2. Meskipun tdk memiliki likuiditas, tetapi beberapa bank telah memberi kemudahan agar bunga deposito dapat disimpan / dikirim ke rekening yg diinginkan. Jadi, pemilik deposito dapat menerima pendapatan rutin dlm bentuk pembayaran bunga pd interval waktu tertentu
  3. Aman dari resiko fluktuasi pasar
  4. Dilindungi oleh Lembaga Penjamin Simpanan

Kekurangan dari Deposito  

Selain memiliki keunggulan, Deposito jg memiliki beberapa kekurangan di antaranya:
  1. Bunga (return) yg ditawarkan relatif rendah dibandingkan dgn instrumen investasi lainnya (reksadana/obligasi)
  2. Kadang bunga yg ditawarkan tdk sebanding dgn peningkatan inflasi
  3. Nasabah tdk dapat meningkatkan nilai investasi, karena tdk terdapat kesempatan bagi nasabah untuk terlibat secara langsung dlm pengelolaan deposito
  4. Dana yg didepositokan tdk dapat dicairkan sebelum jatuh tempo, pencarian sebelum jatuh tempo akan terkena penalti

Ketentuan Penjaminan Deposito oleh Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia tentang Lembaga Penjamin Simpanan, maka Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dibentuk sebagai lembaga independen yg berfungsi menjamin simpanan nasabah. Lembaga Pejamin Simpanan (LPS) menjamin simpanan meliputi giro, deposito, sertifikat deposito, tabungan, & / bentuk lain yg dipersamakan dgn itu.

Sejak tgl 13 Oktober 2008, nilai simpanan yg dijamin untuk setiap nasabah perbankan berubah dari maksimal Rp100 juta menjadi Rp2 miliar sesuai dgn PP no. 6 tahun 2008. Nilai simpanan dijamin jg mencakup saldo pd tgl pencabutan izin usaha bank meliputi pokok ditambah bunga / bagi hasil yg telah menjadi hak nasabah.

Nilai simpanan yg dijamin merupakan hasil penjumlahan saldo seluruh rekening simpanan nasabah, baik rekening tunggal maupun rekening gabungan. Di dlm rekening gabungan, saldo rekening yg diperhitungkan bagi 1 nasabah merupakan saldo rekening gabungan tsb yg dibagi secara prorata dgn jumlah pemilik rekening.

Tingkat bunga penjaminan yg dikeluarkan oleh LPS adalah sebesar 7,75% untuk mata uang rupiah & 1,5% untuk valuta asing pd bank umum, sedangkan 10,25% untuk mata uang rupiah pd BPR.

Ketentuan Pajak Deposito

Dlm mendapatkan suku bunga dari simpanan deposito, ada sebuah pajak khusus yakni pajak atas bunga deposito & tabungan. Pajak tsb memiliki besaran persentase 20% bila nilai deposito diatas Rp 7.500.000.

Pajak tsb akan mengurangi nilai suku bunga yg didapatkan oleh nasabah. Semakin besar suku bunga yg diporoleh, maka secara otomatis besarnya pajak jg smkin besar. Pajak bunga deposito tsb berdasarkan peraturan direktorat jenderal pajak yaitu:
  1. PP 131 Tahun 2000 (berlaku sejak 1 Jan 2001) tentang PPh atas bunga deposito & tabungan serta diskonto SBI
  2. KMK-51/KMK.04/2001 (berlaku sejak 1 Jan 2001) tentang pemotongan PPh atas bunga deposito & tabungan serta diskonto SBI
  3. SE-01/PJ.43/2001 (berlaku sejak 1 Jan 2001) tentang PP 131 Tahun 2000

Syarat untuk Mengajukan Deposito

Syarat untuk pengajuan Deposito pd masing-masing bank tentu berbeda. Akan tetapi pd umumnya bank memberikan persyaratan yg sama yaitu setiap calon nasabah yg ingin memiliki Deposito, calon nasabah wajib menyerahkan fotokopi identitas diri (KTP/SIM/Paspor), NPWP, & mengisi formulir pendaftaran.

Selain itu, setiap bank akan memberikan persyaratan tentang setoran awal (minimal) dlm Deposito. Persyaratan lainnya yg terdapat pd beberapa bank adalah calon nasabah harus memiliki rekening di bank yg bersangkutan.

Cara Membuka Tabungan Deposito

Berikut merupakan tahapan untuk dapat membuka rekening Deposito secara umum. Tahapan-tahapan tsb di antaranya:
  1. Tahapan paling awal adalah calon nasabah harus telah memiliki rekening tabungan utama di bank yg bersangkutan sebagai tempat untuk penarikan dana serta peletakan return yg diterima. Pastikan dana yg akan didepositokan telah tersedia pd rekening tabungan tsb
  2. Siapkan KTP & NPWP sebagai persyaratan pembukaan deposito
  3. Siapkan sejumlah dana untuk pemmbayaran biaya materai yg akan digunakan
  4. Tentukan tenor deposito juga-jenis deposito yg akan dipilih berdasarkan jangka waktu & produk-produk deposito yg disediakan oleh pihak bank
  5. Isi formulir pendaftaran dgn lengkap sesuai dgn kondisi yg ada beserta ketentuan deposito. Jika ada yg kurang paham segeralah bertanya kepd Customer Service (CS)
  6. Ikuti arahan & tunggulah beberapa saat ketika CS sedang membuka account deposito
  7. Deposito dinyatakan berhasil & selesai proses pembukaannya ketika nasabah telah menerima bilyet sebagai bukti kepemilikan deposito tsb
  8. Simpan dgn baik bukti tsb sebagai bukti kepemilikan yg akan berguna untuk melakukan pencairan dana deposito

Apa yg Diperlukan untuk Membuka Deposito

Biaya yg diperlukan untuk bisa membuka rekening Deposito berbeda-beda untuk setiap Bank. Namun secara umum biaya yg diperlukan adalah seperti biaya materai sebesar Rp6.000, biaya administrasi bulanan, biaya bilyet, & biaya penalti jika penarikan sebelum jatuh tempo.

Untuk lebih lengkapnya silahkan baca syarat pembukaan tabungan deposito berdasarkan masing-masing bank, pada halaman berikut : Syarat dan Ketentuan Buka Deposito

Cara Mencairkan Dana Deposito

Prosedur dlm pencairan dana rekening Deposito yg jatuh tempo berbeda-beda pd setiap bank, tergantung dari sistem yg digunakan bank tsb. Namun secara umum tahapan-tahapannya adalah sebagai berikut:
  1. Nasabah / deposan menyerahkan surat deposito berjangka/bilyet giro/sertifikat deposito kepd pihak bank
  2. Petugas bank di bagian deposito memeriksa berkas nasabah
  3. Petugas tsb menyiapkan slip pencairan dana deposito beserta slip bunga yg akan dibayarkan & belum dicairkan
  4. Nasabah akan membubuhkan tanda tangan di belakang slip tsb
  5. Tanda tangan dicocokan dgn yg terdapat pd permohonan pembukuan deposito nasabah pd saat pembukaan rekening. Jika sesuai, petugas memberikan validasi dlm bentuk cap stempel & paraf
  6. Nasabah dapat melakukan pencairan dana deposito di teller

Kata-Kata Istilah dlm Penyimpanan Deposito

  • Setoran awal: Jumlah minimal yg harus disetorkan sebagai syarat pembukaan tabungan
  • Saldo Minimal: Jumlah minimal yg harus disisakan pd tabungan
  • Sweep account: Fasilitas untuk mentransfer dana dari rekening 1 ke rekening lainnya secara otomatis sesuai dgn batasan saldo minimal & maksimal yg ditetapkan nasabah.
  • Suku bunga: Imbalan jasa untuk penggunaan uang / modal yg dibayar pd waktu tertentu berdasarkan ketentuan / kesepakatan, umumnya dinyatakan sebagai persentase dari modal pokok.
  • Poin Reward: Poin yg akan didapatkan ketika berbelanja dgn menggunakan salah 1 produk keuangan & dapat ditukarkan untuk mendapatkan hadiah / benefit yg lainnya.
  • Autodebet: Pembayaran elektronik yg dibuat langsung dari rekening bank, biasanya pd tgl yg telah ditentukan.
  • Joint Account / Rekening Gabungan: Rekening bank yg dimiliki bersama oleh dua org / lebih
  • Biaya administrasi: Biaya yg dibebankan secara berkala kepd pemegang rekening suatu bank
  • Automatic Roll Over: Sistem perpanjangan deposito secara otomatis setelah jatuh tempo.
  • ARO Plus: Sistem perpanjangan deposito secara otomatis setelah jatuh tempo dgn bunga yg didapat dapat diakumulasikan ke dlm pokok deposito pd setiap perpanjangan
  • Deposan: Perorgan, perusahaan / lembaga yg menyimpan uang pd bank dlm bentuk deposito berjangka.
  • Deposito on Call: Penempatan dana oleh nasabah dlm bentuk simpanan berjangka yg penarikannya hanya bisa dilakukan melaui pemberitahuan terlebih dahulu sesuai kesepakatan antara nasabah & pihak bank.
  • Tenor / Jangka waktu: Jangka waktu dlm menyimpan uang dlm bentuk deposito
  • Sertifikat Deposito: Surat berharga yg diterbitkan oleh bank yg bisa dicairkan oleh siapa saja yg mempunyai sertifikat tsb.
  • Bilyet Deposito: Bukti kepemilikan yg diberikan oleh bank kepd deposan atas simpanannya dlm bentuk deposito berjangka.
Daftar Deposito Bank Terbaik

Daftar Deposito Bank Terbaik di Indonesia

Meski sebenarnya bukan instrumen investasi, masih banyak org yg memilih menjadikan deposito sebagai instrumen investasi untuk memarkir dana lebih. Alasan org berinvestasi di deposito karena produk ini lebih dikenal ketimbang instrumen investasi lainnya.

Deposito jg dianggap aman karena diterbitkan perbankan. Berikut adalah daftar layanan dgn produk deposito terbaik yg ada di indonesia (yg telah di ulas oleh smartpeople.id) :

Demikianlah ulasan tentang deposito pada layanan perbankan di indonesia, artikel ini telah membahas seputar pengertian & sistem simpanan deposito, prosedur pembukaan rekening deposito, informasi bunga deposito bank, serta kumpulan deposito terbaik di indonesia.

Semoga bermanfaat bagi yg masih mencari rekomendasi deposito terbaik yg ada di layanan perbankan indonesia saat ini. Terima kasih, salam.

Tag : , ,

Untuk mendapat notifikasi artikel terbaru, masukkan e-mail anda disini :

Selanjutnya cek e-mail untuk verifikasi.
Tuliskan komentar anda dibawah ini.

Kategori Terpopuler

Artikel Terpopuler


Berlangganan Artikel

· Agar Mendapatkan Notifikasi Terbaru
· Masukkan E-mail & Klik Berlangganan
· Selanjutnya Cek E-mail Untuk Verifikasi

Install Web App SmartPeople.ID

· Buka SmartPeople.ID di Chrome/Opera
· Klik Ikon 3 Titikdi Browser
· Pilih "Tambahkan ke Layar Utama"
· App Akan Ditambah di Menu Utama