Membaca Laba Rugi Laporan Keuangan Perusahaan - Fundamental Saham
1xBit Indonesia 21 Okt

Membaca Laba Rugi Laporan Keuangan Perusahaan - Fundamental Saham

Pada kesempatan ini Adi Gunawan akan mengulas tentang "Analisa Fundamental Saham" dengan judul artikel "Membaca Laba Rugi Laporan Keuangan Perusahaan - Fundamental Saham".

Keyword :

Artikel Terkait Analisa Fundamental Saham Terbaru & Terlengkap
Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, yaitu > Panduan analisis Teknikal Saham untuk Pemula.

Kita sudah membahas tentang komponen-komponen yg ada pada laporan laba rugi perusahaan. Di bagian ini, kita akan langsung belajar cara menganalisa laporan laba rugi perusahaan. Ada beberapa poin penting yg harus Anda pahami kalau Anda mau menganalisa laporan laba rugi perusahaan secara detail, yaitu sebagai berikut:
  1. Komponen-komponen laba rugi yg paling penting untuk analisis keuangan
  2. Komponen laba mana yg harus Anda perhatikan? 
  3. Rasio-rasio untuk analisa kesehatan laba rugi perusahaan

Membaca Laba Rugi Laporan Keuangan Perusahaan

Fundamental Saham dengan Membaca Laba Rugi Laporan Keuangan

KOMPONEN LABA RUGI YANG HARUS ANDA PERHATIKAN 

Kalau Anda menganalisa laporan keuangan, Anda harus memperhatikan efektivitas operasional perusahaan. Dalam arti, Anda harus melihat apakah omzet perusahaan yg besar didukung oleh kemampuan perusahaan dalam menimalkan beban-bebannya, dalam hal ini adalah harga pokok penjualan, beban pemasaran serta beban umum.
KOMPONEN LABA RUGI YANG HARUS ANDA PERHATIKAN
Banyak fundamentalis saham yg menganalisa laporan laba rugi dari omzetnya, atau hanya melihat laba bersih. Ketika omzet naik, maka perusahaan dapat dikatakan berkembang. Hal ini tidaklah cukup.

Faktanya banyak perusahaan yg bisa menghasilkan omzet yg naik. Tetapi justru laba bruto atau laba usahanya turun. Karena perusahaan memiliki lonjakan kenaikan entah pada harga pokok penjualan, atau pada beban-beban-nya, sehingga membuat laba usaha turun.

Artinya, anda harus melakukan analisa laba usaha. Apakah laba usaha perusahaan cenderung meningkat atau turun. Pendapatan bersih naik, tapi tidak diikuti kenaikan laba usaha bisa mengindikasikan perusahaan kurang sehat (tidak efisien) dalam mengelola beban-beban operasionalnya.

Komponen penting kedua lainnya yg harus Anda perhatikan di laporan laba rugi adalah beban-beban yg bukan berasal dari aktivitas operasi, yaitu penghasilan keuangan atau beban keuangan.
melakukan analisa laba usaha
Perusahaan yg bisa menghasilkan kenaikan laba usaha menunjukkan bahwa perusahaan bisa meningkatkan omzet, dan meminimalkan beban-beban operasionalnya. Tetapi itu saja belum cukup. Anda harus menganalisa beban-beban lain yg bukan berasal dari aktivitas operasionalnya.

Dalam hal ini adalah beban keuangan dan beban / penghasilan lain-lain. Jangan sampai karena beban keuangan perusahaan sangat besar, sehingga laba bersih perusahaan tergerus. Anda perlu melihat seberapa besar porsi beban keuangan dalam laporan laba rugi.

Beban keuangan yg besar sekali, menunjukkan bahwa perusahaan memiliki struktur modal yg tidak sehat, sehingga walaupun perusahaan layak investasi secara laba usaha, tapi struktur modal yg tidak sehat juga berbahaya untuk perusahaan.

Apabila Anda menemukan perusahaan yg punya laba usaha meningkat dari tahun ke tahun, tetapi laba bersih turun karena adanya beban keuangan yg besar, maka Anda harus hindari perusahaan tsb.

Selain itu, bisa jadi sebaliknya, laba bersih perusahaan sangat besar. Tapi ternyata kenaikan laba bersih bukan dikarenakan omzet yg dihasilkan dari aktivitas operasionalnya, atau kemampuan perusahaan dalam meminimalkan beban.

Tetapi laba bersih yg tinggi bisa jadi karena perusahaan menghasilkan pendapatan bunga yg besar, dan penjualan-penjualan lain yg bukan dari aktivitas operasional seperti penjualan aset tetap dan lain-lain.
Laporan Keuangan Perusahaan
Seperti pada contoh diatas laporan keuangan PT Mayora Indah Tbk, bisa Anda lihat penghasilan bunga dan keuntungan penjualan aset tetap ternyata memberikan kontribusi yg besar terhadap kenaikan laba bersih.

Maka dari itu, Anda harus menganalisis laba usaha kalau Anda mau melihat kemampuan perusahaan dalam menghasilkan omzet dan meminimalkan beban-beban operasionalnya secara murni.

1. LABA YANG PERLU ANDA PERHATIKAN

Seringkali investor menggunakan laba bersih sebagai patokan untuk melihat bagus tidaknya kemampuan perusahaan menghasilkan keuntungan dari aktivitas operasionalnya. Sebenarnya ini kurang tepat, karena laba bersih sudah terdiri dari komponen2 diluar aktivitas operasional, seperti biaya keuangan dan penghasilan lain-lain diluar aktivitas operasional.

Jika Anda ingin melihat kemampuan perusahaan menghasilkan laba berdasarkan aktivitas operasionalnya secara MURNI, maka yg perlu Anda lihat adalah laba usahanya. Jadi, dalam analisa fundamental, Anda juga perlu melihat laba usaha, sebelum Anda masuk ke analisa laba bersih.

Kedua, tentu saja laba bersih tetap merupakan komponen yg penting untuk Anda analisis, karena biar bagaimanapun laba bersih adalah laba akhir yg dihasilkan oleh perusahaan.


2. RASIO-RASIO UNTUK ANALISIS LABA RUGI

Rasio keuangan untuk analisis fundamental adalah analisis pelengkap di laporan keuangan, karena dgn analisis rasio, Anda bisa melihat kemampuan laba bersih dibandingkan dgn komponen lain, seperti aset, ekuitas dan laba per saham-nya.

Saya sudah menuliskan rasio-rasio keuangan profitabilitas untuk menilai lebih dalam kinerja fundamental. Anda bisa baca-baca lagi analisis fundamental lengkap tentang rasio keuangan disini: Analisis Rasio Keuangan: Rasio Profitabilitas


3. ANALISIS TREN DAN ANALISIS SEKTOR

Itulah komponen2 penting yg harus Anda analisa dalam laporan laba rugi. Dalam analisa laporan laba rugi, selain melihat analisa tren selama beberapa tahun, Anda harus membandingkan kinerja satu perusahaan dgn perusahaan-perusahaan lain di sektor yg sama.

Hal ini agar Anda bisa mendapatkan kesimpulan perusahaan mana yg paling bagus, dalam arti bisa menghasilkan profitabilitas di sektornya.

Perlu Anda ingat, bahwa perusahaan yg laba-nya naik terus belum tentu perusahaan itu bagus dan layak investasi. Jika ternyata dibandingkan dgn sektor usaha yg sama, perusahaan tsb justru mencetak laba yg paling kecil, ROE dan EPS rendah, maka ada baiknya Anda tidak investasi di perusahaan tsb, meskipun secara tren individu laba nya terlihat naik.

Bandingkan analisa per sektor: Laba usaha dan laba bersih. Untuk rasio keuangan, Anda bisa bandingkan ukuran ROE dan EPS yg bisa menjadi tolok ukur untuk menilai fundamental perusahaan dinilai dari profitabilitasnya.

Selain sebagai media informasi dan edukasi seputar analisis fundamental saham, kami juga berbagi cara melakukan analisis teknikal saham untuk pemula, Anda bisa mempelajarinya di artikel terkait dibawah ini


Tag : ,

Untuk mendapat notifikasi artikel terbaru, masukkan e-mail anda disini :

Selanjutnya cek e-mail untuk verifikasi.
Tuliskan komentar anda dibawah ini.

Kategori Terpopuler

Artikel Terpopuler


Berlangganan Artikel

· Agar Mendapatkan Notifikasi Terbaru
· Masukkan E-mail & Klik Berlangganan
· Selanjutnya Cek E-mail Untuk Verifikasi

Install Web App SmartPeople.ID

· Buka SmartPeople.ID di Chrome/Opera
· Klik Ikon 3 Titikdi Browser
· Pilih "Tambahkan ke Layar Utama"
· App Akan Ditambah di Menu Utama