Pengertian Saham, Jenis, Pelaku Pasar Saham dan Keuntungan dari Saham

Pengertian Saham, Jenis, Pelaku Pasar Saham dan Keuntungan dari Saham

Pada kesempatan ini SmartPeople.ID akan mengulas tentang dengan judul artikel Pengertian Saham, Jenis, Pelaku Pasar Saham dan Keuntungan dari Saham. Ditulis oleh Adi Gunawan, Minggu, Mei 12, 2019.

Keyword : belajar saham, edukasi saham, panduan saham.

Artikel Terkait Edukasi Saham Terbaru & Terlengkap
Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, Anda bisa menemukan berbagai rekomendasi bisnis terbaik sesuai karakteristik dan hobi Anda di halaman > Daftar Isi Rekomendasi Bisnis Terlengkap. Sebelum lebih jauh membahas apa itu saham, ada baiknya anda memahami Apa itu Pasar Modal. Dan saham mungkin adalah kata istilah yang sudah tidak asing bagi kita semua. Terutama di bidang ekonomi dan bisnis, Anda pasti sering mendengar kata saham.

Tapi tahukah Anda apakah itu saham? Apa yang dimaksud saham? Siapa pelaku di pasar saham? Apa keuntungan saham? Untuk menjawab pertanyaan itu semua disini AdiGunawan.NET hadir untuk menjelaskan dengan bahasa yang mudah untuk Anda pahami. Mari kita bahas apa itu saham dengan lebih lengkap dan jelas di bawah ini.
Pengertian dari Saham

Pengertian dari Saham

Saham merupakan tanda bukti kepemilikan perusahaan. Membeli saham sama halnya dengan membeli bagian dari kepemilikan sebuah perusahaan. Dalam bahasa inggris saham sering disebut stock.

1. Pemahaman Apa itu Saham

Saham itu semacam alat bukti kepemilikan atas badan usaha atau perusahaan. Jika sudah punya beberapa persen saham perusahaan, maka kita telah menjadi pemilik beberapa persen dari perusahaan tersebut, termasuk keuntungan perusahaan nantinya.

2. Menurut (BEI) Bursa Efek Indonesia

Saham merupakan tanda penyertaan modal dalam suatu perusahaan atau perseroan terbatas. Karena telah ikut serta dalam tanam modal, maka punya hak klaim atas pendapatan perusahaan, klaim atas asset perusahaan, dan berhak hadir dalam (RUPS) Rapat Umum Pemegang Saham.
Artikel lainnya : Pemahaman Tentang Pasar Modal untuk Pemula

Jenis dari Saham

Terdapat beberapa jenis atau kategori saham yang wajib Anda ketahui, yaitu saham biasa (bukti pemilikan suatu perusahaan) dan saham preferen (mencangkup saham biasa tetapi memiliki tambahan hak). Berikut adalah penjelasan lebih lengkap tentang kategori-kategori / jenis-jenis dari saham :

1. Saham Biasa (Common Stock)

Saham biasa merupakan bukti pemilikan suatu perusahaan berupa surat berharga. Pemilik saham berhak untuk menerima beberapa persen pendapatan (deviden) dari sebuah perusahaan dan bersedia untuk menanggung risiko jika terjadi kerugian pada perusahaan.

Mereka yang telah memiliki saham dari perusahaan berhak untuk mengambil bagian terhadap pengelolaan perusahaan, sesuai syarat dan ketentuan yang berlaku sebelum memutuskan untuk melakukan investasi. Besaran hak pengelolaan oleh pemegang saham ini tergantung pada seberaa persen jumlah saham yang dimiliki.

Saat sebuah perusahaan mengalami keuntungan, maka yang mememang saham perusaan tersebut akan mendapat persentase saham yang besar, pemegang saham akan menerima keuntungan yang besar. Sebaliknya jika perusahaan mengalami kerugian, maka pemegang saham juga harus siap mengalami kerugian.

2. Saham Preferen (Preferred Stock)

saham preferen mencangkup semua dari saham biasa (common stock), tetapi pemilik / pemegang saham memiliki hak yang lebih dari pemegang saham biasa. Pemegang saham preferen berhak mendapatkan prioritas atau didahului pada saat pembagian profit atau keuntungan perusahaan (deviden).

Pemilik saham preferen juga akan didahulukan pada saat pembayaran kembali modal yang akan disetorkan jika perusahaan dilikuidasi, pemegang saham prefen juga berhak menukar dengan saham biasa. Terkesan memang lebih di prioritaskan dari saham biasa, tetapi bukan berarti lebih baik untuk beberapa investor, saham preferen menurut saya pribadi tidaklah lebih baik, melainkan hanya berbeda dari saham biasa.
Artikel terkait : Panduan Memulai Trading Saham dan Investasi Saham

Bentuk dari Saham

1. Bukti Fisik Saham (scriptfull)

Istilahnya adalah scriptfull. Berikut adalah salah satu contoh bukti kepemilikan saham scriptfull yang berbentuk fisik surat berharga :
Bentuk dari Kepemilikan Saham
Untuk Anda yang sudah berada di generasi milenial saat ini mungkin jarang jarang menemukan bukti kepemilikan saham dalam bentuk fisik ini seperti di atas.

2. Bukti Non Fisik Saham (scriptless)

Saat ini bukti kepemilikan saham sudah dalam bentuk scriptless. Artinya bukti kepemilikan yang Anda miliki bisa dilihat pada situs website official dari rekening saham di Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI).

Di zaman sekarang ini, Anda yang ingin punya kepemilikan saham perusahaan bisa membelinya melalui software trading online anda. Syaratnya anda harus membuka rekening sekuritas saham terlebih dahulu di broker saham, bisa dengan datang langsung ke kantornya atau membuka rekening saham online. Selengkapnya.. Rekomendasi Sekuritas Saham Online Terbaik
Pelaku di Pasar Saham

Pelaku di Pasar Saham

Jadi Anda ingin menjadi bagian dari sebuah perusahaan, maka dengan memiliki saham perusahaan dengan membelinya, bukan hanya menjadi pemilik beberapa persen perusahaan, tetapi juga Anda akan mendapatkan keuntungan dari kenaikan harga saham tersebut dalam bentuk dividen. Dengan memiliki hak saham perusahaan, Anda juga mempunyai hak untuk hadir di acara Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang diadakan oleh perusahaan.

Perlu diketahui bahwa pasar merupakan tempat jual beli seperti pada umumnya, begitu juga dengan pasar modal. Lalu siapa yang bisa menjadi pelaku dari pasar modal? siapakah yang bisa memiliki hak dari saham perusahaan? dibawah ini telah AdiGunawan.NET jelaskan untuk Anda.

1. Sekuritas / Broker Saham

Saham yang bisa dibeli merupakan saham yang telah listing di bursa efek indonesia dan berbagai broker / sekuritas, apa itu broker saham? broker adalah tempat melakukan transaksi jual beli saham / trading saham, baik itu secara online maupun offline, selengkapnya untuk informasi broker saham terbaik di indonesia Anda bisa membacanya disini Daftar Sekuritas Saham Indonesia.

Ada banyak sekali perusahaan-perusahaan yang telah go public, terkenal dan terpercaya di indonesia sebagai sekuritas saham terbaik, diantaranya seperti BNI Sekuritas, MNC Sekuritas, Mandiri Sekuritas, dan lain-lain.

Kata lain dari broker ini umumnya adalah sekuritas atau pialang, tetapi di dunia saham juga sering disebut dengan sebutan broker. Broker melakukan kegiatan efek hanya untuk kepentingan pihak lain, artinya sekuritas / broker saham ini adalah perantara transaksi jual beli atas permintaan dan penawaran dari pihak lain.

2. Trader & Investor Saham

Orang yang membeli atau menanamkan modalnya di perusahaan yang melakukan emisi disebut dengan pedagang (trader) dan investor. Perbedaan masing-masing telah dijelaskan pada artikel berikut ini Perbedaan Trader dan Investor Saham. Sebelum membeli surat berharga yang ditawarkan, seorang trader dan investor biasanya melakukan analisis saham terlebih dahulu. Analisis ini mencakup analisis teknikal dan analisis fundamental saham perusahaan.

3. Biro Administrasi Efek (BAE) 

Disingkat dengan BAE, yaitu pihak lain yang melakukan administrasi saham yang sering juga disebut Biro Administrasi Efek. Dan pasar modal bertindak sebagai penghubung antara para investor dengan perusahaan melalui instrumen perdagangan berjangka seperti saham.

Tetap berlangsungnya pasar modal bertujuan untuk meningkatkan dan menghubungkan dana jangka panjang dengan kriteria pasar secara efektif dan efisien agar dapat menunjang pertumbuhan ekonomi riil secara menyeluruh.

4. Emiten Saham

Emiten merupajab perusahaan yang melakukan emisi berupa saham. Istilah emiten juga dikenal dengan sebutan issuer yang berasal dari kata issuing company dengan arti suatu perusahaan menawarkan efek dan menerbitkannya untuk dijual kepada masyarakat (calon pemegang saham).

5. Penjamin/Emisi Saham (Underwrite)

Dalam rangka penawaran saham untuk dijual ke public, pihak emiten akan memilih dan menunjuk pihak lain yang akan bertindak sebagai penjamin emisi, yang sering disebut dengan istilah underwrite.

6. Agen Penjualan Saham

Agen penjualan saham merupakan pihak yang menjual saham dari perusahaan yang akan Go Public tanpa kontrak dengan emiten yang bersangkutan. Selain dilakukan oleh penjamin utama emisi saham, penjualan juga dilakukan oleh agen penjualan saham.

7. Penanggung Saham (Guarantor)

Guarantor adalah lembaga penengah antara pemberi kepercayaan dengan penerima kepercayaan. Lembaga penanggung saham merupakan lembaga yang dipercaya oleh investor sebelum menanamkan dananya.

8. Wali Saham (Trustee)

Sama halnya dengan penanggung saham (guarantor), wali saham (trustee) juga diperlukan dalam penawaran dan penjualan saham yang tengah dilakukan oleh sebuah perusahaan go public.

Keuntungan dari Saham

Keuntungan dari Perdagangan Saham

Jika Anda membeli saham perusahaan go public, Anda bisa mendapatkan 2 keuntungan utama. Pertama adalah keuntungan dari capital gain.dan yang kedua keuntungan dari dividen saham.

Beberapa pemula mungkin masih banyak yang belum bisa membedakan keuntungan dari dividen dan juga capital gain. Keuntungan saham dari dividen dan capital gain ini tentu saja berbeda. Lalu apa perbedaannya? Dibawah ini telah dibahas AdiGunawan.NET dengan lengkap mengenai keuntungan dari saham, beserta perbedaan dividen dan capital gain.

1. Keuntungan Capital Gain Saham

- Selisih harga beli dengan harga jual.
Jika membeli saham harga 1.000 dan jual 1.200, maka capital gain / profit keuntungan yang Anda dapatkan sebesar Rp200. Artinya saat Anda beli saham dan jual di harga lebih tinggi, maka itu yang dinamakan dengan capital gain didalam trading saham.

- Anda tidak akan selalu mendapatkan capital gain.
Misalnya beli saham harga 1.000, bisa jadi harga saham yang dibeli tersebut mengalami penurunan menjadi 900, sehingga bisa dikatakan belum capital gain. Meskipun demikian anda bisa menunggu saham tersebut naik sesuai dengan target jual untuk bisa meraih capital gain.

- Pajak Capital Gain
Pajak / fee transaksi capital gain sejumlah  0,1% dari penjualan saham.

2. Keuntungan Dividen Saham

- Pembagian Keuntungan Diberikan oleh Perusahaan
Ini adalah keuntungan perusahaan yang diberikan kepada pemegang saham, bukan keuntungan dari kenaikan harga saham itu sendiri (capital gain). Contohnya ketika perusahaan membagikan dividen sebesar Rp.50 per saham, jika Anda memegang saham tersebut 10 lot, maka Anda mendapatkan dividen sebesar Rp.50 * 10 lot * 50 lembar saham. Menarik sekali bukan?

- Dividen yang Diterima Sifatnya Tetap / Pasti.
Hal ini berbeda jauh dengan capital gain yang sifatnya tidak pasti atau bisa berubah ubah tergantung harga saham. Jika perusahaan memutuskan membagi dividen Rp.50 per saham, maka nilai tersebut tidak akan berubah.

- Sifatnya Pasif dari Capital Gain.
Nilai dividen yang diterima nilainya sudah pasti, sebab itu tidak akan ada fluktuatif harga seperti halnya capital gain.

- Tidak Semua Perusahaan memberikan Dividen.
Hal penting yang perlu Anda ketahui bahwa tidak semua perusahaan akan membagikan dividen. Terdapat beberapa perusahaan yang memutuskan untuk tidak membagi dividen karena alasan-alasan tertentu, diantaranya karena rugi bersih atau ingin ekspansi usaha, dll.

- Pajak Dividen Saham
Pajak / fee transaksi dividen saham sejumlah 10% dari nilai dividen yang Anda terima.

3. Kesimpulan

Perbedaan dari capital gain saham dengan dividen saham : capital gain merupakan keuntungan dari kenaikan harga saham, jika harga jual lebih tinggi dari harga beli, umumnya capital gain paling sering ditemui oleh para trader saham. Sedangkan dividen merupakan keuntungan yang didapat dari pembagian laba bersih perusahaan, umumnya dividen paling sering ditemui oleh para investor saham.

Berikut tabel perbedaan capital gain dengan dividen secara singkat :
Perbedaan capital gain dengan dividen

Demikianlah Pemahaman Penting Mengenai Pengertian Saham, Jenis dari Saham, serta Bentuk Fisik maupun Non Fisik Kepemilikan Saham, Pelaku di Pasar Saham, serta Keuntungan dari Perdagangan Saham.

AdiGunawan.NET - Selain sebagai media informasi saham dan review sekuritas saham terlengkap di indonesia, AdiGunawan.NET juga berbagi panduan cara bisnis cryptocurrency, Anda bisa menemukan panduan lengkapnya pada halaman dibawah ini :

Tag : Edukasi Saham, cara trading saham, memulai trading saham.

Untuk mendapat notifikasi artikel terbaru, masukkan e-mail anda disini :

Selanjutnya cek e-mail untuk verifikasi.
Tuliskan komentar anda dibawah ini.
Tentang SmartPeople.ID Portal Edukasi Bisnis dan Investasi Terlengkap. Selain Sebagai Media Informasi Finansial Terbaik di Indonesia, Melalui Konten Berkualitas dan Bermanfaat Kami Berkomitmen untuk Memandu Anda dalam Memulai Berbagai Bidang Bisnis.

Kategori Terpopuler

Terpopuler Hari Ini