Pengertian IPO (Initial Public Offering), Mekanisme dan Tujuan dari IPO
1xBit Indonesia 21 Okt

Pengertian IPO (Initial Public Offering), Mekanisme dan Tujuan dari IPO

Pada kesempatan ini Adi Gunawan akan mengulas tentang "Edukasi Saham" dengan judul artikel "Pengertian IPO (Initial Public Offering), Mekanisme dan Tujuan dari IPO".

Keyword : belajar saham, edukasi saham, panduan saham.

Artikel Terkait Edukasi Saham Terbaru & Terlengkap
Jangan lupa membaca artikel sebelumnya, Anda bisa menemukan berbagai rekomendasi bisnis terbaik sesuai karakteristik dan hobi Anda di halaman > Daftar Isi Rekomendasi Bisnis Terlengkap.

Saat anda belajar tentang saham, anda pasti sering mendengar kata istilah initial public offering (IPO). Apa itu IPO (Initial Public Offering)? Bagaimana Mekanisme nya? dan Apa tujuan dari IPO? Mari kita bahas di artikel dibawah ini.

Apa itu IPO (Initial Public Offering)?

Initial Public Offering (IPO) adalah kata istilah dari sebuah penawaran umum saham perdana. Initial Public Offering merupakan proses sebuah perusahaan yang menawarkan saham pertama (perdana) untuk dijual ke publik (masyarakat umum) dan yang nantinya dapat di perjualbelikan oleh publik (trading) di bursa saham.

Saat proses IPO

Dalam proses IPO, perusahaan menawarkan sahamnya untuk dijual ke publik. Nantinya dari hasil penjualan saham tersebut, perusahaan akan mendapatkan dana segar untuk ekspansi usaha atau pengembangan. 

Perusahaan wajib menerbitkan prospektus agar calon investor dapat menilai dan melihat profil, prospek, dan kinerja perusahaan sebelum membeli IPO. Prospektus berisi kondisi ringkas mengenai kegiatan perusahaan, profil, kinerja keuangan dan prospek perusahaan untuk kedepan. 

Setelah proses IPO

Saham perusahaan bisa diperjual-belikan / di trading kan oleh masyarakat luas di bursa saham, bukan di pasar perdana atau pasar IPO lagi. Sehingga status perusahaan tersebut setelah IPO adalah go public, bukan go private. 

Setelah IPO selesai, maka status perusahaan menjadi perusahaan terbuka (tbk). Jika anda menemukan perusahaan yang dibelakangnya terdapat tambahan 'tbk', misalnya PT. Unilever Tbk dan PT. HM Sampoerna Tbk, perusahaan-perusahaan tersebut adalah perusahaan go public.
Artikel lainnya : Ebook Sukses Jual Beli Saham
Mekanisme IPO (Initial Public Offering)

Mekanisme IPO (Initial Public Offering)

Saat perusahaan akan melakukan IPO, terdapat beberapa prosedur / mekanisme yang harus dilakukan, yaitu sebagai berikut : 

1. Due Diligence

Perusahaan harus melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait, yaitu pemilik saham, perusahaan sekuritas (underwriter), penilai aset perusahaan (appraisal), konsultan hukum, auditor independen. Proses pertemuan ini disebut due diligence meeting.

2. Public expose dan roadshow 

Perusahaan memperkenalkan core business, mempromosikan perusahaan kepada calon investor, baik melalui presentasi secara langsung, maupun melalui media online. Dalam public expose dan roadshow, perusahaan harus memberikan prospektus agar calon investor dapat menilai prospek dan kondisi kesehatan keuangan perusaahan.

3. Book Building

Tahapan dimana calon investor melakukan penawaran pada jumlah saham dan harga yang telah ditentukan oleh underwriter :
  1. Apabila jumlah saham yang dipesan jauh lebih banyak ketimbang saham yang ditawarkan, maka terjadi oversubscribe.
  2. Sebaliknya, jika jumlah saham yang dipesan jauh lebih sedikit dari pada jumlah saham yang ditawarkan, maka terjadi undersubscribe.
Book building ini yang akan menentukan harga IPO saham tersebut. Karena ketika terjadi oversubscribe, harga saham saat IPO akan menjadi mahal. Sebaliknya saat terjadi undersubscribe, harga saham akan menjadi murah.

Pada tahap book building anda yang sudah memesan saham dengan harga dan jumlah tertentu, belum tentu anda bisa mendapatkan jumlah sesuai dengan yang anda inginkan. 

Hal ini dikarena underwriter telah membatasi jumlah saham IPO yang dijual. Dalam proses penentuan harga, jatah saham yang diterima sudah ditentukan. Sehingga hal ini memungkinkan anda tidak mendapatkan sahamnya.

Terutama kalau saham tersebut oversubscribe, kemungkinannya semakin kecil untuk mendapatkan jatah saham. Jadi saran saya kalau anda mau beli saham pada saat IPO, anda harus punya modal yang besar. 

4. Stock Price Determination

Setelah melalui tahap book building, dimana sudah diketahui jumlah peminat dan jumlah sahamnya, maka perusahaan sekuritas (underwriter) beserta emiten akan menentukan harga saham berdasarkan kesepakatan.
Tujuan Initial Public Offering

Tujuan Initial Public Offering

Ada beberapa tujuan utama perusahaan melakukan proses IPO (memilih untuk go public), yaitu sebagai berikut : 

1. Perusahaan membutuhkan tambahan modal

Biasanya inilah yang menjadi tujuan utama IPO : Perusahaan butuh tambahan dana buat ekspansi. Karena dana / modal yang didapatkan dari utang juga terbatas, maka alternatif mendapatkan pendanaan melalui pasar modal, yaitu IPO bisa menjadi pilihan.

2. Untuk membayar utang

Biasanya ketika perusahaan melakukan IPO, perolehan dananya sudah dibagi untuk ekspansi dan melunasi utang.

3. Ekspansi lebih cepat

Dengan melakukan IPO, perusahaan berpotensi mendapatkan tambahan modal yang jauh lebih besar, sehingga pertumbuhan dan ekspansi perusahaan bisa berjalan lebih cepat. Pendanaan yang diperoleh melalui pasar modal bisa lebih cepat dan besar, ketimbang perusahaan hanya mengandalkan utang yang jumlahnya cenderung terbatas.

4. Meningkatkan nilai perusahaan di masa mendatang

Apabila kinerja perusahaan cemerlang, nilai perusahaan akan meningkat. Sehingga investor akan tertarik untuk membeli sahamnya, dan harga saham akan mengalami kenaikan. Selain itu pemilik perusahaan yang memegang saham perusahaan juga akan mendapatkan keuntungan saat harga saham naik dalam jangka panjang.
Demikianlah Pengertian IPO (Initial Public Offering), Mekanisme Perusahaan Melakukan IPO dan Tujuan dari Initial Public Offering dalam Dunia Saham. Selain sebagai media informasi saham dan review sekuritas saham terlengkap di indonesia, SmartPeople.ID juga berbagi panduan cara bisnis cryptocurrency, Anda bisa menemukan panduan lengkapnya pada halaman dibawah ini :

Tag : , cara trading saham, memulai trading saham.

Untuk mendapat notifikasi artikel terbaru, masukkan e-mail anda disini :

Selanjutnya cek e-mail untuk verifikasi.
Tuliskan komentar anda dibawah ini.

Kategori Terpopuler

Artikel Terpopuler


Berlangganan Artikel

· Agar Mendapatkan Notifikasi Terbaru
· Masukkan E-mail & Klik Berlangganan
· Selanjutnya Cek E-mail Untuk Verifikasi

Install Web App SmartPeople.ID

· Buka SmartPeople.ID di Chrome/Opera
· Klik Ikon 3 Titikdi Browser
· Pilih "Tambahkan ke Layar Utama"
· App Akan Ditambah di Menu Utama